SIWALIMA.id > Berita
Norwegia dan Maluku Jajaki Kerja Sama
Headline , Pemerintahan | Selasa, 25 November 2025 pukul 15:46 WIT

AMBON, Siwalima.id - Pemerintah Norwegia ber­sama Pemerintah Provinsi Ma­luku saat ini sementara men­jajaki kerja sama di bidang per­lindungan hutan dan pengem­bangan ekonomi berkelanjutan.

Upaya kerja sama ini ditun­jukan dengan pertemuan bersa­ma Counselor Forest and Climate dari Kedutaan Besar Nor­wegia di Jakarta Gunhild Santos Nedrelid dengan Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa yang berlangsung di ruang rapat Lantai II Kantor Gubernur, Senin (24/11).

Usai pertemuan dengan gu­bernur, Nedrelid kepada warta­wan mengpresiasi komitmen Gu­bernur Maluku dalam upaya perlin­dungan hutan dan pengem­bangan ekonomi berkelanjutan di provinsi ini.

Menurutnya Counselor Forest and Climate Norwegia dan Guber­nur Maluku, memiliki kesamaan visi, khususnya berkaitan dengan perlindungan hutan, hutan adat dan pengembangan ekonomi lokal yang berkelanjutan. “Saya dan dele­gasi dari Nor­wegia baru saja mengadakan pertemuan dengan pak gubernur menyangkut perlindu­ngan hutan dan upaya memerangi perubahan iklim,” ucap Nedrelid.

Pemerintah Provinsi Maluku kata Nedrelid, telah memiliki komitmen dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat, terkait peng­kuan hutan adat, sebagai bagian dari upaya perlindungan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. 

“Komitmen beliau (gubernur-red) untuk menindaklanjuti janji terbaru dari Pemerintah Indonesia dalam mengakui hutan adat juga sangat positif,” ujar Nedrelid.

Komitmen kuat tersebut menurut Nedrelid, akan ditindaklanjuti dengan peluang kerja sama antara Pemerintah Provinsi Maluku, Eco­Nusa dan komunitas lokal, untuk membangun ekonomi ber­basis lingkungan yang berkelanjutan.

Kerjasama tersebut juga, diha­rapkan dapat mewujudkan model ekonomi hijau berbasis komunitas lokal, yang tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat Maluku, tetapi juga dapat menjadi contoh bagi dunia.

Pengelolaan hutan dan ekonomi menurutnya, tidak harus saling bertentangan, tetapi justru dapat berjalan beriringan, sehingga dapat memberikan kontribusi positif bagi penghidupan mas­yarakat serta bagi wilayah secara keseluruhan.

“Kami berdiskusi dengan sa­ngat baik tentang bagaimana daerah ini, bersama dengan EcoNusa dan seluruh komunitas lokal, dapat membangun ekonomi lokal yang berkelanjutan, ekonomi yang ber­manfaat bagi masyarakat, komu­nitas lokal dan juga bagi seluruh wilayah,” tegas Nedrelid.

Nedrelid berharap. kerjasama yang akan dijalin nanti, akan mem­bawa dampak positif, bukan hanya untuk Indonesia, tetapi juga untuk Norwegia dan seluruh dunia. (S-20)

BERITA TERKAIT