SIWALIMA.id > Berita
Prediksi Tokoh: Skotlandia Hadapi Lawan Terberat
Olahraga , Headline | Kamis, 25 Juni 2026 pukul 15:19 WIT

AMBON, Siwalima.id - Matchday III Grup C yang mempertemukan Brasil vs Skotlandia di Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Miami Stadium, Kamis (25/6) pukul 07.00 WIT ini, merupakan tantangan terberat yang dihadapi tim asuhan, Steve Clarke.

Pasalnya, pertandingan ini akan menjadi penentu nasib Skotlandia di turnamen 4 tahunan ini, sebab tim ini baru mengantongi 3 poin setelah menang atas Haiti 1:0 serta kalah dari Maroko 0:1.

Walaupun Tim asuhan Steve Clarke akan bermain mati-matian untuk ber­usa­ha mencetak sejarah di piala du­nia kali ini, namun tim sele­cao dibawah asuhan Carlo Ance­lotti diunggulkan dalam laga ini. 

Pj Sekretaris Kota Ambon Robby Sapulette bahkan, memprediksi Brasil akan mengalahkan Skotlan­dia dengan skor 2-0. Pasalnya, Brasil masih memiliki kualitas skuad yang lebih baik dibanding­kan Skotlandia, sehingga ber­peluang besar meng­amankan 3 poin, sekaligus me­mastikan posisi puncak di grup C.

“Prediksi saya Skotlandia kalah 0-2 dari Brasil. Secara kualitas pemain dan pengalaman, Brasil masih lebih unggul,” ucap Robby kepada Siwalima di Balai Kota, Rabu (24/6).

Menurut Robby, walaupun per­tandingan ini penting bagi Skot­landia mencatat sejarah dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya, namun Brasil juga berambisi mengunci posisi juara grup C.

Untuk itu, Brasil datang dengan kekuatan penuh yang dihuni sejumlah pemain bintang seperti Vinicius Junior, Matheus Cunha, Lucas Paqueta, Bruno Guimaraes, dan Casemiro. Kedalaman skuad serta kualitas individu di setiap lini menjadi modal utama Selecao untuk mendominasi pertandingan.

“Di sisi lain, Skotlandia tetap me­ngandalkan organisasi permainan yang disiplin dan semangat juang tinggi dan mereka juga cukup solid saat bertahan serta mampu me­nyulitkan lawan dalam mencipta­kan peluang seperti ketika mereka kalahkan Haiti,” tandas Robby.

Namun sayangnya kata Robby, produktivitas lini depan Skotlandia masih menjadi satu pekerjaan ru­mah besar yang belum terpe­cahkan. Pasalnya, di pertan­dingan saat menghadapi Maroko mereka kesulitan menciptakan peluang berbahaya di depan gawang lawan.

Untuk itu, secara keseluruhan, ia me­nilai Brasil memiliki keunggu­lan, baik dari segi kualitas pemain, pengalaman internasional, hingga efektivitas serangan. “Untuk itu pada pertandingan nanti, saya perkirakan Brasil akan mendominasi penguasaan bola, sementara Skotlandia saya yakin akan andalkan serangan balik untuk mencuri peluang mereka,” tutur Robby.

Namun bagi Robby, dengan materi pemain yang lebih lengkap dan pengalaman di liga-liga top dunia maupun di event-event level tertinggi, Brasil diyakini mampu mengamankan tiga poin sekaligus menutup fase grup C dengan kemenangan.

Prediksi yang sama juga datang dari Anggota DPRD Maluku Anos Yeremias yang juga meyakini Bra­sil akan menang atas Skotlan­dia de­ngan skor 2-0, sebab Selecao me­miliki kualitas yang lebih ung­gul, baik dari sisi individu pemain maupun pengalaman bertanding di level internasional.

Itu telah dibuktikan dimana, hasil dua pertandingan sebelumnya, Brasil menunjukkan perkemba­ngan positif, dimana sempat ber­main imbang 1-1 melawan Maroko, Brasil kemudian tampil meyakin­kan dengan kemenangan 3-0 atas Haiti.

Namun demikian, Skotlandia juga wajib diwaspadai setelah mampu mengalahkan Haiti 1-0, meski kalah tipis 0-1 dari Maroko.

“Kalau melihat kualitas pemain, ke­dalaman skuad dan pengala­man internasional, Brasil masih berada di atas Skotlandia. Tetapi pertandi­ngan tetap harus dimain­kan dengan fokus dan disiplin,” ucap Anos.

Menurutnya, kekuatan utama Brasil berada pada kreativitas lini tengah dan variasi serangan yang lebih banyak. Selecao juga memi­liki pemain-pemain berkualitas yang mampu mengubah jalannya pertandingan. “Brasil punya banyak opsi dalam menyerang. Setelah menang atas Haiti, saya melihat kepercayaan diri pemain mulai meningkat dan ritme permainan mulai terbentuk,” ucap Anos.

Meski begitu, Anos mengingat­kan Brasil tidak boleh meremeh­kan Skotlandia. Tim tersebut dinilai memiliki organisasi permainan yang rapih, pertahanan disiplin, serta berbahaya melalui bola mati dan serangan balik.

“Skotlandia akan bermain de­ngan semangat tinggi. Jika Brasil bisa mencetak gol lebih dulu, saya kira pertandingan akan lebih mudah dikontrol,” jelasnya.

Anos memprediksi peluang Bra­sil memenangkan laga ini sebesar 65 persen, dengan kemungkinan skor akhir Brasil 2-0 Skotlandia.

“Pertandingan ini bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga memas­tikan langkah Brasil menuju babak berikutnya. Brasil harus tetap sabar, disiplin, dan tidak kehilangan fokus,” tutup Anos.

Tak Bolah Remehkan

Meski prediksi Skotlandia vs Brasil semua tetap menjagokan tim Selecao sebagai pemenang, namun tim asuhan Steve Clarke juga akan beruasaha mati-matian untuk mencetak sejarah lolos ke fase gugur di Piala Dunia edisi kali ini.

Apalagi kedua negara bertemu sudah lama, dimana terkahir keduanya bertemu di Piala Dunia 1998, ketika itu tim samba menang dengan skor 2:1 

Apalagi di edisi kali ini, Brasil datang sebagai pemuncak klase­men Grup C dengan raihan empat poin, sehingga Selecao hanya mem­butuhkan hasil seri untuk memastikan tiket ke babak 32 besar.

Dibawah komando pelatih Carlo Ancelotti, Brasil mulai miliki kese­imbangan tim yang mereta antara lini serangan dan kontrol per­mai­nan sehingga miliki fleksibilitas taktik yang sulit ditebak lawan.

Dua pemain yang diperkirakan akan menjadi ancaman dalam per­tan­dingan ini adalah, Vinicius Junior dan Raphinha yang bermain di sek­tor sayap, yang miliki kece­patan dan kreativitas. Namun, Bra­sil juga miliki kekurangan, dimana mantan pelatih Real Madrid ini belum menemukan pemain yang benar-benar cocok di pos penye­rang tengah.

Sementara Lucas Paqueta dan Bruno Guimaraes dipastikan akan tetap dipercaya oleh Carlo Ancelotti untuk mengatur ritme permainan dari lini tengah, agar mengontrol penuh aliran bola Brasil. 

Brasil dipastikan juga tidak akan kehilangan kualitas meski mela­ku­kan rotasi, sebab miliki kedala­man skuad yang merata di semua lini. Ini­lah yang menjadi keunggu­lan besar Brasil, sehingga tim prediksi Siwa­lima memprediksi laga Skot­lan­dia vs Brasil berakhir dengan skor 0:2 untuk kemena­ngan tim Samba.

Curi Poin

Sementara anak-anak asuhan Steve Clarke juga miliki kualitas yang cukup baik dimana mereka me­nunjukkan disiplin saat me­nang atas Haiti. Namun mereka juga alami kesulitan memanfaatkan peluang saat kalah dari Maroko.

Melihat kondisi ini, tim prediksi redaksi Siwalima, memperkirakan Skolandia lebih fokus untuk men­jaga pertahanan mereka sambil mengandalkan serangan balik. Skema ini diperikdiksikan akan menjadi kunci untuk menahanan tekanan Brasil.

Skotlandia sendiri akan tetap mengandalkan Scott McTominay dan John McGinn di lini tengah, se­bab keduanya dipercaya akan men­jadi sumber kreativitas sekali­gus energi bagi Skotlandia dan bila mereka mampu menjaga organi­sasi pertahanan, bukan tidak bisa Skotlandia miliki peluang untuk mencuri poin, sebab hanya dengan menahan imbang Brasil bisa mengubah arah perjalanan Skotlandia di turnamen ini.

Prakiraan Pemain

Skotlandia dibawah asuhan pelatih Steve Clarke diperkirakan tetap memakai 4-3-3 dengan para pemain, Gunn, Patterson, Souttar, Hanley, Robertson (c), McGinn, McTominay, Christie, Gannon-Doak, Adams dan Ferguson.

Sementara Brasil dibawah asu­han Carlo Ancelotti tetap mengan­dalkan formasi 4-2-3-1 dengan su­su­nan pemain, Alisson, Danilo Luiz, Marquinhos (c), Gabriel Ma­galhaes, Alex Sandro, Casemiro, Bruno Guimaraes, Rayan, Lucas Paqueta, Vinicius Junior dan Mat­heus Cunha. (S-30/S-26/ Tim Prediksi)

BERITA TERKAIT