SIWALIMA.id > Berita
Zulkarnain Dorong Pembelajaran Berkelas Dunia di Malteng
Malteng Membangun , Suplemen | Selasa, 4 November 2025 pukul 14:59 WIT

BUPATI Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, mendorong transformasi pembelajaran di daerah ini menuju standar berkelas dunia. Langkah tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan Program Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia (INOVASI), kemitraan pendidikan antara Pemerintah Indonesia dan Australia.

Dalam kunjungannya ke SDN 234 Malteng, Rabu (29/10), Bupati Zulkarnain mengikuti kegiatan membaca bersama menggunakan big book bertema Makanan Khas Maluku dan berinteraksi langsung dengan siswa di kelas matematika.

Metode big book dikenal secara internasional sebagai pendekatan efektif meningkatkan kemampuan membaca anak di kelas awal. “Saya ingin anak-anak belajar dengan cara yang menyenangkan, yang membuat mereka berpikir dan berani bertanya,” ujar Zulkarnain.

Transformasi pembelajaran ini menjadi bagian dari gerakan besar Pemkab Malteng selama satu tahun terakhir untuk meningkatkan literasi, numerasi, dan karakter bagi 47.000 siswa di 395 SD dan 45 MI.

Dengan 95,8 persen wilayah Malteng berupa laut, pulau, dan pegunungan, pemerataan guru dan kualitas pembelajaran masih menjadi tantangan utama, terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Menjawab persoalan itu, Pemkab Malteng menghadirkan akses internet berbasis satelit Starlink di sekolah-sekolah terpencil. Sebanyak 30 sekolah di wilayah terisolasi ditargetkan terhubung digital sebelum akhir tahun 2025.

Selain itu, melalui Instruksi Bupati Nomor 420/04/INS/2025, seluruh guru diwajibkan mengi­kuti pelatihan mingguan di Kelom­pok Kerja Guru (KKG). Hasilnya, nilai literasi siswa meningkat dari 43,51 (2023) menjadi 47,13 (2024), sedang­kan Indeks SPM Pendidikan menunjukkan tren positif.

Kepala SDN 234 Malteng, Rugaya Ipaenin, menyebut kebija­kan tersebut memberi dampak langsung terhadap peningkatan kemampuan membaca.

Menurutnya, sekolah melakukan pemetaan kemampuan siswa, membentuk bengkel literasi, serta menggelar pelatihan rutin guru setiap minggu. Hasilnya, capaian literasi dalam Rapor Pendidikan meningkat dari 56,67 persen (2024) menjadi 80 persen (2025).

Pakar pendidikan dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK), Anwar Kholil, menilai langkah Bupati Zulkarnain telah membawa praktik pembelajaran di Maluku Tengah menuju standar global.

“Pendekatan pembelajaran aktif, kolaboratif, dan kontekstual yang diterapkan di Malteng mencerminkan prinsip pembe­lajaran abad ke-21,” ujarnya.

Sementara itu, Provincial Manager INOVASI Maluku, Mus Mualim, menyatakan peningkatan kemampuan literasi dan numerasi di Malteng akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah.

Mengacu pada studi Hanushek & Woessmann (2012), peningkatan 10 persen pelajar dengan kemampuan membaca dasar dapat mendorong pertumbuhan ekonomi sebesar 0,3 persen per tahun.

“Investasi pada keterampilan dasar adalah investasi pada masa depan. Langkah Pemkab Malteng merupakan fondasi membangun generasi cerdas dan berdaya saing global,” tandasnya. (S-17)

BERITA TERKAIT
Iklan Homepage 2
terpopuler
mobileapps