Ketua DPRD Maluku yang juga Ketua PDIP Maluku, Benhur Watubun, menyampaikan kesiapan politiknya untuk maju dalam kontestasi Pemilihan Gubernur Maluku tahun 2029 mendatang.
Pernyataan tersebut disampaikan Benhur saat menghadiri Musyawarah Anak Cabang (MusancabVI) PDI Perjuangan Kecamatan Tanimbar Utara, dan Kecamatan Fordata, Jumat (19/6).
Dalam agenda tersebut, Benhur hadir bersama Andre Taborat. Kehadiran Benhur mendapat sambutan dari jajaran kader PDI Perjuangan serta masyarakat setempat.
Usai membuka kegiatan partai, Benhur melanjutkan kunjungannya ke Desa Keliobar, Kecamatan Tanimbar Utara, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, yang merupakan tanah kelahiran ibundanya.
Kunjungan tersebut didampingi sejumlah kader PDI Perjuangan dari tingkat DPC hingga PAC.
Ketua DPC PDI Perjuangan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Jidon Kelmanutu atau Bung JK, turut mengawal rangkaian penyambutan hingga kegiatan Benhur di Keliobar.
Dalam kesempatan itu, masyarakat Desa Keliobar memberikan nama adat kepada Benhur yakni “Urtatan”. Nama tersebut memiliki makna sakral bagi masyarakat setempat sebagai bentuk penghormatan dan penerimaan terhadap Benhur sebagai bagian dari anak Keliobar.
Benhur mengaku bangga atas pemberian nama tersebut, namun menyadari ada tanggung jawab besar yang melekat di balik nama “Urtatan”.
Dari pusat kampung (Ridalan) Keliobar, Benhur menyatakan kesiapan dirinya untuk bertarung merebut kursi Gubernur Maluku pada Pilkada 2029.
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons atas dukungan politik yang sebelumnya diutarakan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kepulauan Tanimbar dalam agenda partai.
“Sebagai Ketua DPRD Provinsi Maluku, posisi ini secara kelembagaan setara dengan gubernur. Namun dari sisi kewenangan, seorang gubernur memiliki ruang lebih besar untuk merealisasikan program pembangunan. Karena itu saya siap bertarung pada 2029 nanti,” tegas Watubun.
BGW menyampaikan bahwa dukungan yang datang dari tanah kelahiran ibunya menjadi sebuah kehormatan sekaligus awal dari perjalanan politiknya. Ia berharap langkah tersebut mendapat restu dari Tuhan, leluhur, masyarakat Maluku, serta keputusan dari pimpinan pusat PDI Perjuangan.
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Jidon Kelmanutu, menyambut positif pernyataan BGW tersebut. Menurutnya, dukungan yang muncul merupakan bagian dari aspirasi masyarakat dan kader partai.
“Kami sebagai kader selalu siap bergerak dan melaksanakan keputusan partai. Ini adalah suara rakyat yang tentunya akan menjadi perhatian pimpinan partai dalam menghadapi Pilkada 2029,” ujarnya.
JK menilai BGW merupakan figur yang telah teruji dalam kepemimpinan serta memiliki pengalaman untuk memimpin Maluku kedepan.(S-26)