BUPATI Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), Ricky Jauwerissa, menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Maluku yang digelar di Kota Ambon pada 22–28 Juni 2026.
Dengan mengusung tema “Mewujudkan Generasi Qur’an yang Mulia, Harmonis dan Berdaya Saing. Par Maluku Pung Bae”, Bupati berharap pelaksanaan MTQ dapat menjadi ajang yang tidak hanya menampilkan kemampuan terbaik para peserta, tetapi juga memperkuat nilai-nilai keagamaan, persaudaraan, dan persatuan di Maluku.
Ricky Jauwerissa juga menekankan, MTQ merupakan momentum penting dalam membina generasi muda agar semakin mencintai Al-Qur’an, sekaligus membentuk karakter yang religius, disiplin, dan berdaya saing di tengah perkembangan zaman.
“Kita berharap MTQ ini bukan sekadar ajang lomba, tetapi menjadi wadah pembinaan akhlak dan penguatan nilai-nilai Qur’ani di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan harapan besar kepada kafilah Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang turut ambil bagian dalam ajang tersebut. Menurutnya, keikutsertaan kafilah Tanimbar merupakan bentuk komitmen daerah dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia, khususnya di bidang keagamaan.
Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh masyarakat Tanimbar, baik yang berada di daerah maupun di perantauan, untuk memberikan dukungan dan doa bagi para peserta yang sedang berjuang membawa nama daerah di tingkat provinsi.
“Doa dan dukungan masyarakat sangat penting bagi para peserta kita. Mari kita satukan harapan agar kafilah Tanimbar dapat tampil maksimal dan meraih hasil terbaik,” katanya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus memberikan perhatian terhadap pembinaan qari dan qariah sebagai bagian dari pembangunan mental spiritual masyarakat. Menurutnya, prestasi di bidang keagamaan juga merupakan kebanggaan daerah yang harus terus ditingkatkan.
Selain itu, Ricky Jauwerissa menegaskan, nilai-nilai kebersamaan dan sportivitas harus tetap dijaga oleh seluruh peserta selama pelaksanaan MTQ berlangsung. Menang atau kalah, kata dia, harus disikapi dengan lapang dada sebagai bagian dari proses pembinaan.
“Yang paling penting adalah menjaga semangat kebersamaan, sportivitas, dan menjunjung tinggi nilai-nilai MTQ itu sendiri,” tegasnya.
MTQ XXXI Tingkat Provinsi Maluku sendiri diikuti oleh kafilah dari berbagai kabupaten/kota dengan mempertandingkan sejumlah cabang lomba, mulai dari tilawah, tahfiz, hingga cabang-cabang lainnya yang berkaitan dengan pemahaman dan pengamalan Al-Qur’an.
Pelaksanaan kegiatan dipusatkan di Kota Ambon dan menjadi ajang silaturahmi besar umat Islam di Maluku. Selain lomba, MTQ juga diharapkan menjadi ruang mempererat toleransi dan memperkuat harmoni antarumat beragama di daerah ini.
Dengan semangat kebersamaan tersebut, Bupati KKT berharap kafilah Tanimbar dapat tampil percaya diri, menjunjung tinggi nilai-nilai MTQ, serta memberikan penampilan terbaik demi mengharumkan nama daerah ini.(S-26)