SIWALIMA.id > Berita
Wawali Buka Milad ke-58 SMP Muhammadiyah Ambon
Pemerintah Kota Ambon , Suplemen | Senin, 20 April 2026 pukul 14:56 WIT

WAKIL Walikota Ambon, Ely Toisutta, membuka secara resmi perayaan Milad ke-58 SMP Muhammadiyah Ambon, Jumat (17/4), yang berlangsung di lingkungan sekolah kawasan Wara, Ambon.

Dalam kesempatan tersebut, Ely membacakan sambutan Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, yang menyampaikan apresiasi atas capaian prestasi SMP Muhammadiyah Ambon hingga tingkat nasional.

Turut hadir Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Maluku beserta jajaran, pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kota Ambon, Ketua Majelis Dikdasmen PWM Maluku, Ketua Majelis Dikdasmen PDM Kota Ambon, Raja Desa Batu Merah, serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Walikota secara khusus memberikan penghargaan kepada kepala sekolah dan para guru atas keberhasilan membina siswa-siswi hingga meraih prestasi dari tingkat daerah sampai nasional.

“Ini merupakan kebanggaan yang luar biasa. Kami memberi­kan apresiasi kepada seluruh guru yang telah mendedikasikan ilmunya untuk mendidik anak-anak hingga mencapai ajang nasional,” ujar Ely membacakan sambutan Walikota.

Ia menegaskan usia ke-58 menjadi momentum refleksi atas pengabdian panjang sekolah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya generasi muda di Kota Ambon. SMP Muhammadiyah dinilai berhasil menjadi lembaga pendidikan yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga penguatan akhlak dan nilai-nilai keislaman.

Perayaan Milad kali ini juga dimeriahkan panggung kreati­vitas siswa. Menurut Walikota, kegiatan seni dan pengemba­ngan bakat menjadi bukti bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas.

“Proses belajar sejatinya terjadi di mana saja, melalui interaksi sosial dan pengemba­ngan bakat yang menumbuhkan kreativitas serta kepercayaan diri siswa,” tandasnya.

Ia juga berpesan kepada para siswa agar berani bermimpi besar dan menjauhi berbagai penyimpangan sosial seperti narkoba serta pergaulan bebas. Para pelajar disebut sebagai generasi penerus yang akan menentukan masa depan Ambon yang manise, inklusif, dan berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah Ambon, Ardon Jamdin, mengatakan penguatan sumber daya manusia menjadi prioritas utama sekolah. Pihaknya baru saja menyelesaikan seleksi guru-guru baru guna memperkuat proses pembelajaran.

“Kami berharap anak-anak bisa berprestasi dengan persiapan yang lebih baik. Kami juga terus menjalin kerja sama dengan pihak luar, seperti pengiriman siswa rutin ke Pondok Pesantren Muhamma­diyah di Solo dan lembaga bahasa Inggris di Pare, Kediri,” ujarnya.

Sebelum rangkaian acara dimulai, pembukaan Milad ditandai dengan penyalaan kembang api oleh Wawali bersama kepala sekolah dan para pemangku kepentingan. (Mg-1)

BERITA TERKAIT