SIWALIMA.id > Berita
Walikota Sampaikan Realisasi 17 Program Prioritas
Headline , Pemerintahan | Rabu, 1 April 2026 pukul 15:17 WIT

AMBON, Siwalima - Walikota Ambon, Bodewin Wattimena menyampaikan rea­lisasi 17 program prio­ritas sepanjang 2025 dengan sejumlah ca­paian di berbagai sek­tor, dalam rapat pa­ripurna penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Ang­garan 2025.

Pembahasan LKPJ yang berlangsung di Ruang Paripurna DP­RD Kota Ambon, Selasa (31/3) dipimpin Wakil Ketua DPRD, Gerald Mailoa didampingi Ketua DPRD Mourits Tamaela dan Wakil Ketua Patrick Moenandar, serta Walikota Ambon, Bodewin Wattimena bersama Wakil Wali­kota Ely Toisutta.

17 program prioritas yang telah direalisasi sepanjang 2025 de­ngan sejumlah capaian di berbagai sektor yaitu, sektor layanan dasar berupa, pengembangan jaringan air bersih dilakukan di puluhan lokasi dengan pembangunan sa­rana di 16 titik. Sementara itu, pe­nanganan persampahan menca­pai rata-rata 176,43 ton per hari, didukung pembangunan 19 Tem­pat Penampungan Sementara (TPS).

Pada sektor transportasi, Pem­kot melakukan penataan terminal, menyediakan 600 titik parkir sepeda motor, serta menetapkan 30 titik parkir resmi. 

Di bidang infrastruktur, pemba­ngunan jalan, jembatan, lampu jalan, hingga rehabilitasi pasar dan kawasan permukiman terus dilakukan.

Penguatan ekonomi juga ditun­jukkan melalui pengembangan 715 UMKM, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), serta pela­tihan tenaga kerja termasuk bagi penyandang disabilitas. Di sisi pelayanan publik, tercatat 11.417 izin telah diterbitkan dengan indeks kepuasan masyarakat mencapai 87,56 persen.

Selain itu, sektor ekonomi kreatif mencatat tujuh event yang meli­batkan 176 UMKM. Di bidang kese­hatan dan pendidikan, cakupan Universal Health Coverage (UHC) mencapai 98,65 persen, semen­tara angka stunting berhasil ditekan hingga 272 kasus.

Dari sisi keuangan daerah, Pen­dapatan Asli Daerah (PAD) terea­lisasi sebesar Rp225,5 miliar. Sek­tor pariwisata mencatat 102.239 kun­jungan wisatawan, sementara implementasi Smart City diwujud­kan melalui layanan Call Center 112 dan pemasangan CCTV di 57 titik.

Pemkot juga mengintervensi sektor sosial melalui bantuan ke­pada 836 keluarga kurang mampu serta pemberdayaan usaha. Di bidang keagamaan dan sosial, in­sentif diberikan kepada 869 tena­ga keagamaan, disertai pe­nguatan forum sosial kemas­yarakatan.

Meski demikian, Walikota meng­akui bahwa berbagai capaian ter­sebut belum sepenuhnya men­ja­wab seluruh kebutuhan masya­rakat. “Masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Kami membutuhkan dukungan dan masukan konstruktif dari DPRD agar program yang belum optimal dapat segera dituntaskan,” kata Wattimena.

Rapat paripurna ini menjadi momentum awal bagi DPRD untuk melakukan pembahasan lebih lanjut terhadap LKPJ, sekaligus merumuskan rekomendasi strate­gis bagi peningkatan kinerja Pemerintah Kota Ambon ke depan.

Sebelumnya, Wakil Ketua DP­RD, Gerald Mailoa yang memimpin rapat itu mengatakan, penyam­paian LKPJ merupakan agenda strategis untuk mengukur sejauh mana kinerja Pemerintah Kota Ambon selama satu tahun terakhir.

“Melalui laporan ini, kita dapat melihat program mana yang benar-benar menyentuh masyarakat, sekaligus mengevaluasi berbagai tantangan dalam implementasi­nya,” ujarnya.

Ia juga meminta Walikota me­-ma­parkan secara komprehensif capaian program, sekaligus men­dorong seluruh fraksi dan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) memberikan pokok pikiran yang konstruktif, agar setiap kebijakan yang dihasilkan memiliki lega­litas kuat dan berdampak lang­-sung bagi masyarakat. (S-10)

BERITA TERKAIT
Iklan Homepage 2
terpopuler
mobileapps