SIWALIMA.id > Berita
Walikota Pastikan Bulan ini Lantik Sekot Terpilih
Headline , Pemerintahan | Rabu, 17 Juni 2026 pukul 15:36 WIT

AMBON, Siwalima.id - Walikota Ambon, Bodewin Wattimena memastikan dalam bulan ini dirinya akan melantik sekretaris kota terpilih.

Kepastian ini disampaikan walikota dalam kegiatan “Bacarita Deng Calon Sekda” yang digelar di Ruang Rapat Vlissingen, Lantai II Kantor Walikota Ambon, Senin (15/6). 

Menurutnya, pengangkatan sekot memiliki mekanisme yang jelas dan telah diatur melalui tahapan resmi, mulai dari proses seleksi oleh panitia seleksi (Pansel), asesmen, hingga penetapan calon yang nantinya dipilih oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).

“Kita tidak melakukan uji publik karena ini bukan kontestasi politik yang pilihannya ditentukan oleh masyarakat. Mekanismenya sudah jelas, mulai dari pansel, asesor sampai dipilih oleh Pejabat Pembina Kepega­waian,” ujar walikota kepada Siwalima usai kegiatan tersebut. 

Dijelaskan, forum bacarita se­ngaja dibuat sebagai ruang ter­buka agar masyarakat dapat mengenal dan melihat secara langsung kualitas para calon sekot, terutama dalam merespons berbagai persoalan pemerintahan dan pembangunan daerah.

“Bacarita itu ruang yang kita buat supaya masyarakat bisa melihat dan mengetahui calon-calon Sekot yang ada. Bagaimana mereka me­nanggapi persoalan, bagaimana cara mereka menganalisis masa­lah dan menawarkan solusi. Itu yang ingin kita tunjukkan kepada publik,” ujarnya.

Walikota mengaku bersyukur karena ketiga kandidat yang me­ngikuti proses seleksi menun­jukkan kapasitas dan kualitas yang sangat baik.

“Yang patut kita syukuri, ketiga-tiganya memiliki kemampuan yang luar biasa. Artinya, kita tidak salah dalam menjalankan proses seleksi ini. Semua memiliki kualitas yang baik dan layak,” katanya.

Meski demikian, ia menegaskan hanya satu orang yang akan dipilih untuk menduduki jabatan tertinggi birokrasi di lingkup Pemerintah Kota Ambon tersebut.

“Saya sudah bilang, siapa pun yang terpilih adalah yang terbaik. Yang tidak terpilih juga tetap orang-orang terbaik, tetapi jabatan Sekda hanya satu. Kalau bisa tiga orang jadi Sekda satu, dua, dan tiga mungkin lebih mudah, tetapi aturan hanya memungkinkan satu orang,” ujarnya.

Walikota bilang, setelah seluruh tahapan selesai, Pemerintah Kota Ambon akan melaporkan proses seleksi kepada Gubernur Maluku untuk mendapatkan pertimbangan, sebelum mengusulkan satu nama ke Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Saya akan melaporkan seluruh proses ini kepada Bapak Gubernur karena memang prosedurnya de­mikian. Setelah berkoordinasi de­ngan gubernur, kita akan meng­usulkan satu nama ke BKN untuk mendapatkan pertimbangan teknis sebelum dilakukan pelantikan,” ujarnya.

Terkait waktu pelantikan, Watti­mena berharap proses tersebut dapat diselesaikan secepat mu­ngkin. 

“Targetnya secepatnya. Ka­lau semua proses berjalan lancar, bisa saja dalam bulan ini sudah ada Sekretaris Kota Ambon defi­nitif,” katanya.

Menurut Wattimena, sejumlah pertanyaan yang diajukan kepada para kandidat dalam forum Ba­carita bukan sekadar diskusi bia­sa, melainkan bagian dari pertim­bangannya dalam menentukan pilihan akhir.

“Pertanyaan-pertanyaan yang saya berikan itu sebenarnya ba­gian dari cara saya melihat ke­mam­puan mereka. Saya ingin mengetahui ba­gaimana mereka menjawab per­soalan dalam kapasitas sebagai sekot dan bukan sebagai staf atau kepala OPD. Sekda harus mampu melihat persoalan secara menye­luruh dan memberikan solusi strategis,” tegasnya.

Meski telah memiliki sejumlah pertimbangan, walikota mengaku hingga saat ini belum menetapkan pilihan final.

“Sampai hari ini belum ada keputusan. Semua masih dalam per­tim­bangan saya. Nanti saya koordinasikan juga dengan Ibu Wakil Walikota untuk mendapatkan masukan. Memang ini hak prero­gatif walikota, tetapi dalam pro­sesnya saya tetap membangun ko­munikasi dan konsultasi,” katanya.

Selain berkoordinasi dengan Wakil Walikota, dirinya juga akan berkonsultasi dengan Gubernur Maluku sebelum mengambil ke­putusan akhir.

“Bacarita ini salah satu cara saya menggunakan hak prerogatif secara objektif. Saya koordinasi dengan Ibu Wakil Wali Kota, ber­konsultasi dengan gubernur, lalu semua masukan itu menjadi bahan pertimbangan sebelum saya memutuskan,” ujarnya.

Walikota menegaskan, faktor usia bukan menjadi pertimbangan utama dalam menentukan Sekre­taris Kota Ambon.

“Bagi saya, muda atau tua tidak menjadi masalah. Yang penting adalah kemampuan, kapasitas, pengalaman dan kesiapan me­mimpin birokrasi. Nanti kita lihat siapa yang paling tepat. Yang pasti nama-namanya sudah ada dalam pertimbangan, tinggal menunggu keputusan yang akan dieksekusi,” tandasnya.(S-30)

BERITA TERKAIT
Iklan Homepage 2
terpopuler
mobileapps