SIWALIMA.id > Berita
Walikota: Kelurahan/Desa akan Miliki Bank Sampah
Pemerintah Kota Ambon , Suplemen | Selasa, 12 Mei 2026 pukul 12:08 WIT

WALIKOTA Ambon, Bodewin Wattimena, merencanakan perluasan pengelolaan persampahan hingga ke tingkat terkecil di seluruh wilayah kota. 

Hal ini disampaikannya kepada Siwalima, usai menghadiri kegiatan Ecolife Kolaborasi sekaligus meresmikan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) ECOLIFE bertajuk “Merdeka dari Sampah” di Pattimura Park, Senin (11/5)

Menurut Bodewin, kedepannya setiap desa, negeri, dan kelurahan di Ambon akan dilengkapi dengan keberadaan bank sampah, hingga ke tingkat unit. Keberadaan fasilitas ini bertujuan agar pemilahan dan penanganan sampah sudah dilakukan sejak dari sumbernya, tanpa perlu menunggu hingga sampai ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) atau Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).

“Nanti di seluruh desa, negeri, dan kelurahan di Kota Ambon akan ada bank sampah hingga ke tingkat unit. Kalau sudah ada bank sampah unit, berarti kita sudah bisa memilah sampah langsung dari sumbernya. Kita tidak perlu menunggu sampai ke TPA atau TPST, cukup di bank sampah unit saja sudah bisa ditangani,” ujar Bodewin.

Sistem pengelolaan ini nantinya akan berjalan terintegrasi, di mana setiap unit bank sampah akan terhubung dan dikoordinasikan dengan bank sampah induk. Ia juga menargetkan jumlah fasilitas yang memadai di setiap wilayah.

“Nanti di setiap desa, negeri, dan kelurahan akan disediakan 2 sampai 4 unit bank sampah. Dengan jumlah tersebut, sampah sudah bisa terpilah dan dikelola dengan baik sejak dari lingkungan warga,” jelasnya.

Pihaknya sangat mengimbau dukungan aktif dari masyarakat agar keberadaan fasilitas ini berjalan efektif. Walikota berharap kebiasaan memilah sampah sudah dimulai dari rumah tangga masing-masing.

“Kalau masyarakat bisa mulai memilah sampah langsung dari rumah tangga, itu jauh lebih baik lagi. Semakin awal dipilah, semakin mudah pengelolaannya, dan lingkungan kita pun akan semakin bersih,” tegasnya.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemkot Ambon mewujudkan pengelolaan sampah yang teratur, berkelanjutan, dan menjadikan kota benar-benar bersih serta merdeka dari sampah.

Gandeng PNM & Jasa Raharja 

Pemkot Ambon  bersama PT Permodalan Nasional Madani (PNM), dan Jasa Raharja Kantor Wilayah Maluku, menggelar kegiatan Ecolife Kolaborasi dan peresmian TPS ECOLIFE ‘Merdeka dari Sampah, yang berlangsung di Pattimura Park, Senin (11/5).

Menurut Walikota, gerakan tersebut sejalan dengan program nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia untuk mewujudkan Indonesia yang asri, aman, sehat, bersih, dan indah melalui pengelolaan lingkungan secara komprehensif.

“Secara lokal, Pemerintah Kota Ambon juga mencanangkan gerakan tambahan yang kami sebut gerakan Ambon Bersih, Hijau dan Nyaman. Tujuannya bukan hanya mewujudkan Ambon bersih, tetapi juga mendukung program pemerintah pusat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Ambon terus melakukan berbagai langkah untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan sampah, mulai dari penyediaan sarana dan prasarana, penguatan infrastruktur, peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengelola sampah, hingga membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kami membutuhkan dukungan dari seluruh pihak. Apa yang dilakukan hari ini merupakan wujud nyata kerja kolaborasi untuk mencapai satu tujuan, yakni Ambon harus bersih,” katanya.

Pimpinan Cabang PNM Ambon, Taufiq Marsuki, menyampaikan komitmen PNM dalam mendukung pembangunan sosial dan lingkungan berkelanjutan melalui kegiatan tersebut.

Menurutnya, PNM sebagai lembaga keuangan non-bank tidak hanya fokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat, tetapi juga mendukung pembangunan sosial dan lingkungan yang berkelanjutan.

“PNM tidak hanya mendukung penguatan ekonomi masyarakat, tetapi juga berkomitmen berkontribusi terhadap pembangunan sosial dan lingkungan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Taufiq menilai persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama sehingga diperlukan kolaborasi lintas sektor untuk menghadirkan solusi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kegiatan ini bukan sekadar pembangunan fasilitas pembuangan sampah, tetapi merupakan bentuk nyata kepedulian bersama terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, dan masa depan yang lebih bersih serta berkelanjutan,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Jasa Raharja dan Peme­rintah Kota Ambon atas sinergi yang dibangun dalam mendukung pengelolaan lingkungan melalui program tersebut.

“Kami berharap keberadaan TPS ECOLIFE ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan pengelolaan sampah berkelanjutan, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang konsisten bersih dan nyaman,” tambahnya.

 

Kepala Wilayah Jasa Raharja Maluku, M. Erwin Setia Negara, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan kolaboratif tersebut sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan dan pembangunan masyarakat yang berkelanjutan.

Ia menegaskan, Jasa Raharja bersama PNM hadir dan berperan aktif bersinergi mendukung Pemerintah Kota Ambon dalam menciptakan lingkungan yang bersih, tertib dan sehat.

Jasa Raharja berkomitmen bersama pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota untuk terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya tertib berlalu lintas. “Ini menjadi tanggung jawab bersama kita semua untuk saling mengingatkan agar berhati-hati di jalan,” katanya.(S-30)

BERITA TERKAIT