SIWALIMA.id > Berita
Walikota: Capaian Satu Tahun Belum Sempurna
Headline , Pemerintahan | Senin, 23 Februari 2026 pukul 14:46 WIT

AMBON, Siwalima.id - Walikota Ambon, Bode­win Wattimena mengaku, capaian selama satu tahun kepemimpi­nannya bersama Wakil Walikota, Ely Toisuta belum se­pe­nuhnya sempurna. 

Namun, komit­men bersama antara dirinya dan wawali serta seluruh jajaran pemerin­tah kota, tetap konsisten pada arah pencapaian visi, misi dan 17 program prio­ritas, sebagaimana ter­tuang dalam Ren­cana Pembangu­nan Jangka Mene­ngah Daerah (RPJ­MD).

“Paling tidak kami ingin memberi gambaran kepada publik, bahwa kami be­kerja, tidak tinggal diam, responsif, dan tidak anti kritik. Semua dilakukan dalam semangat memba­ngun Ambon dengan tag­line Beta Par Ambon, Ambon Par Samua,” tandas walikota dalam keterangan persnya dalam rangka satu tahun kepemimpinan Walikota dan Wakil Wali­kota Ambon di Ruang Vlisingen, Kamis (20/2).

Menurut walikota, arah pembangunan Kota Ambon telah tertuang secara jelas dalam RPJMD 2025-2029, yang mengamanatkan pembangunan kota ini dengan visi besar, Ambon yang Manise, Inklusif, Toleran, dan Berkelanjutan.

“Visi besar itu kemudian dijabar­kan dalam empat misi dan 17 program prioritas yang menjadi fokus utama saya dan Ibu Ely Toisutta. Se­mua itu didasarkan pada identifikasi kebutuhan masyarakat Kota Ambon,” jelas walikota.

Menurut walikota, upaya memba­ngun Kota Ambon dipengaruhi berbagai variabel dan tantangan. Karena itu, kerja keras seluruh jajaran Pemkot Ambon, menjadi faktor utama dalam pencapaian program selama setahun terakhir.

“Saya dan Ibu wawali hanya meng­arahkan. Yang bekerja adalah pak sekot, staf ahli, para asisten, seluruh pimpinan OPD, hingga staf pemkot. Mereka ini adalah motor penggerak pembangunan,” tandas walikota.

Walikota juga menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan karena dapat melewati satu tahun kepemimpinan dengan baik. 

Ditempat yang sama Wakil Wali­kota Ambon Ely Toisuta menam­bah­kan, berbagai persoalan kota diha­dapi dalam satu tahun kepemimpinan dan sejumlah program strategis berhasil direalisasikan, demi kese­jahteraan masyarakat.

“Tidak terasa satu tahun berlalu begitu cepat. Kami dikejar waktu dengan berbagai persoalan dan program yang harus diselesaikan agar bisa dinikmati masyarakat. Kami yakin tanpa dukungan masyarakat, teman-teman OPD dan insan pers, program ini tidak mungkin berjalan maksimal,” ucap wawali.

Capaian yang diraih dalam satu tahun ini kata wawali, belumlah sempurna, namun dengan sisa masa kepemimpinan empat tahun ke depan, pemerintah berkomitmen memaksimalkan pelaksanaan 17 program prioritas tersebut.

“Kami berharap capaian ini tidak membuat kami cepat puas, tetapi justru menjadi motivasi untuk bekerja lebih maksimal melayani warga Kota Ambon,” tandas Wawali.

Menurut wawali, capaian 17 program prioritas selama satu tahun ini yang telah dilaksanakan yakni, akses air bersih, dimana jumlah pelanggan air bersih 

Selanjutnya, pengelolaan persam­pahan dan penataan lingkungan, serta pengurangan kemacetan, 

“Program lainnya adalah, per­baikan infrastruktur dan permukiman berupa, perbaikan fasilitas RTP Wainitu, rehabilitasi 85 unit RTLH dari berbagai sumber anggaran, pembangunan 23 unit rumah layak huni baru, serta verifikasi 300 unit RTLH untuk diperbaiki,” ucap wawali.

Berikutnya menurut wawali, penyediaan lapangan kerja dan UMKM, 

Pelayanan Publik dan Mall Pela­yanan Publik, selanjutnya Pendidi­kan dan Kesehatan Berkualitas, 

“Kemudian ada peningkatan PAD, dimana upaya intensifikasi melalui pemasangan 370 meter air tanah, 250 alat perekam pajak online, distribusi SPPT, penagihan pajak dan retribusi, serta optimalisasi pengelolaan aset daerah,” papar wawali.

Berikutnya menurut wawali, ada program Walikota Jumpa Rakyat atau WAJAR, dimana program ini dilaksanakan 24 kali sepanjang 2025, dimana tercatat 926 laporan 

Program selanjutnya ucap wawali, ada pengembangan Pariwisata Ter­in­tegrasi. Kemudian ada program penataan birokrasi, yang mana telah dilak­sanakan job fit, pelantikan PPPK, seleksi terbuka JPT Pratama forum konsultasi publik RPJMD dan RKPD, serta kerja sama dengan Kejari.

“Ada juga program Ambon Smart City, dimana pada program ini terdapat launching call center 112, kerja sama layanan pengaduan terintegrasi de­ngan Telkomsel, pemasangan CCTV di 57 titik, penerapan tanda tangan elektronik dan penguatan keamanan siber,” tandas Wawali.

Ada pula tambah wawali, program penanggulangan kemiskinan, 

Kemudian ada juga program penguatan lembaga keagamaan. 

Terakhir, penguatan lembaga adat dan ormas. “Kami tetap berko­mitmen untuk terus bekerja maksi­mal. Kami mohon dukungan penuh masyarakat dan kerja sama media, agar capaian ini menjadi motivasi untuk terus menghadirkan pela­yanan terbaik bagi warga Kota Ambon,” pinta wawali.(Mg-1)

BERITA TERKAIT