AMBON, Siwalima.id - Walikota Ambon, Bodewin Wattimena mengaku, capaian selama satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Walikota, Ely Toisuta belum sepenuhnya sempurna.
Namun, komitmen bersama antara dirinya dan wawali serta seluruh jajaran pemerintah kota, tetap konsisten pada arah pencapaian visi, misi dan 17 program prioritas, sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
“Paling tidak kami ingin memberi gambaran kepada publik, bahwa kami bekerja, tidak tinggal diam, responsif, dan tidak anti kritik. Semua dilakukan dalam semangat membangun Ambon dengan tagline Beta Par Ambon, Ambon Par Samua,” tandas walikota dalam keterangan persnya dalam rangka satu tahun kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota Ambon di Ruang Vlisingen, Kamis (20/2).
Menurut walikota, arah pembangunan Kota Ambon telah tertuang secara jelas dalam RPJMD 2025-2029, yang mengamanatkan pembangunan kota ini dengan visi besar, Ambon yang Manise, Inklusif, Toleran, dan Berkelanjutan.
“Visi besar itu kemudian dijabarkan dalam empat misi dan 17 program prioritas yang menjadi fokus utama saya dan Ibu Ely Toisutta. Semua itu didasarkan pada identifikasi kebutuhan masyarakat Kota Ambon,” jelas walikota.
Menurut walikota, upaya membangun Kota Ambon dipengaruhi berbagai variabel dan tantangan. Karena itu, kerja keras seluruh jajaran Pemkot Ambon, menjadi faktor utama dalam pencapaian program selama setahun terakhir.
“Saya dan Ibu wawali hanya mengarahkan. Yang bekerja adalah pak sekot, staf ahli, para asisten, seluruh pimpinan OPD, hingga staf pemkot. Mereka ini adalah motor penggerak pembangunan,” tandas walikota.
Walikota juga menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan karena dapat melewati satu tahun kepemimpinan dengan baik.
Ditempat yang sama Wakil Walikota Ambon Ely Toisuta menambahkan, berbagai persoalan kota dihadapi dalam satu tahun kepemimpinan dan sejumlah program strategis berhasil direalisasikan, demi kesejahteraan masyarakat.
“Tidak terasa satu tahun berlalu begitu cepat. Kami dikejar waktu dengan berbagai persoalan dan program yang harus diselesaikan agar bisa dinikmati masyarakat. Kami yakin tanpa dukungan masyarakat, teman-teman OPD dan insan pers, program ini tidak mungkin berjalan maksimal,” ucap wawali.
Capaian yang diraih dalam satu tahun ini kata wawali, belumlah sempurna, namun dengan sisa masa kepemimpinan empat tahun ke depan, pemerintah berkomitmen memaksimalkan pelaksanaan 17 program prioritas tersebut.
“Kami berharap capaian ini tidak membuat kami cepat puas, tetapi justru menjadi motivasi untuk bekerja lebih maksimal melayani warga Kota Ambon,” tandas Wawali.
Menurut wawali, capaian 17 program prioritas selama satu tahun ini yang telah dilaksanakan yakni, akses air bersih, dimana jumlah pelanggan air bersih
Selanjutnya, pengelolaan persampahan dan penataan lingkungan, serta pengurangan kemacetan,
“Program lainnya adalah, perbaikan infrastruktur dan permukiman berupa, perbaikan fasilitas RTP Wainitu, rehabilitasi 85 unit RTLH dari berbagai sumber anggaran, pembangunan 23 unit rumah layak huni baru, serta verifikasi 300 unit RTLH untuk diperbaiki,” ucap wawali.
Berikutnya menurut wawali, penyediaan lapangan kerja dan UMKM,
Pelayanan Publik dan Mall Pelayanan Publik, selanjutnya Pendidikan dan Kesehatan Berkualitas,
“Kemudian ada peningkatan PAD, dimana upaya intensifikasi melalui pemasangan 370 meter air tanah, 250 alat perekam pajak online, distribusi SPPT, penagihan pajak dan retribusi, serta optimalisasi pengelolaan aset daerah,” papar wawali.
Berikutnya menurut wawali, ada program Walikota Jumpa Rakyat atau WAJAR, dimana program ini dilaksanakan 24 kali sepanjang 2025, dimana tercatat 926 laporan
Program selanjutnya ucap wawali, ada pengembangan Pariwisata Terintegrasi. Kemudian ada program penataan birokrasi, yang mana telah dilaksanakan job fit, pelantikan PPPK, seleksi terbuka JPT Pratama forum konsultasi publik RPJMD dan RKPD, serta kerja sama dengan Kejari.
“Ada juga program Ambon Smart City, dimana pada program ini terdapat launching call center 112, kerja sama layanan pengaduan terintegrasi dengan Telkomsel, pemasangan CCTV di 57 titik, penerapan tanda tangan elektronik dan penguatan keamanan siber,” tandas Wawali.
Ada pula tambah wawali, program penanggulangan kemiskinan,
Kemudian ada juga program penguatan lembaga keagamaan.
Terakhir, penguatan lembaga adat dan ormas. “Kami tetap berkomitmen untuk terus bekerja maksimal. Kami mohon dukungan penuh masyarakat dan kerja sama media, agar capaian ini menjadi motivasi untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik bagi warga Kota Ambon,” pinta wawali.(Mg-1)