PEMERINTAH Kota Ambon terus berupaya untuk meningkatkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di masyarakat Kota Ambon unuk terus bertumbuh dan berkembang.
Sebab UMKM merupakan salah satu sektor yang memberikan damÂpak positif bagi pertumbuhan ekonomi di Kota Ambon sekaligus Pendapatan Daerah bagi Pemerintah Kota Ambon.
Walikota Ambon Bodewin WattiÂmena mengungkapkan pentingnya pemanfaatan ruang terbuka publik (RTP) untuk dijadikan sebagai pengÂembangan ekonomi kreatif (Ekraf) bagi masyarakat kota Ambon.
Hal itu disampaikan Walikota saat membuka kegiatan Workshop dan pelatihan konten digital yang berlangÂÂsung di RTP Wainitu, Jumat (26/9).
âBagaimana kita bisa memanÂfaatkan ruang terbuka publik di kota Ambon untuk meningkatkan UMÂKM di Kota Ambon,â ungkap WaliÂkota.
Pemerintah Kota Ambon, kata Walikota, mempunyai 17 program prioritas yang salah satunya yakni membangun ekosistem ekonomi kreatif. Sebab kota Ambon memiliki potensi bagi pengembangan sektor di bidang jasa dan pariwisata.
âPemerintah fokus untuk memÂbangun ekonomi kreatif dan meningÂkatkan kemandirian masyarakat. Sehingga RTP ini menjadi fokus untuk menjadi contoh bagaimana membangun ekonomi kreatif,â tuÂturnya.
Konten digital merupakan sesuatu yang sangat luar biasa saat ini seÂhingga hal itu mesti dimanfaaatkan pula untuk mengembangkan UMKM di Kota Ambon. Dengan begitu maka UMKM di Kota Ambon akan lebih dikenal secara luas oleh masyarakat.
âKonten digital ini bisa membantu kita teristimewa bagi anak muda. Dampaknya itu ialah bisa memproÂmosikan pariwisata dan kota Ambon dan paling tidak timbul pemahaman untuk mengusahakan bagaimana konten itu bisa menarik dan bisa fyp atau viral, âterangnya.
Walikota berpesan komunitas TeraÂkota untuk berupaya memanÂfaatkan semua ruang terbuka publik Wainitu untuk menjadi ruang perjumpaan bagi semua masyarakat Kota Ambon.
âRTP Wainitu ini akan ditempatÂkan UMKM, dan tempat ini harus menjadi tempat yang dikunjungi oleh semua orang. Kalau ditata deÂngan baik maka kedepannya bisa menjadi contoh untuk pemerintah kota membuat lagi ruang-ruang terbuka publik lainnya, âjelas walikota.
Untuk itu, konten-konten digital yang dibuat mesti mempromosikan keindahan serta keberagaman UMÂKM untuk mampu menarik perhatian masyarakat. Apabila konten terseÂbut viral maka sudah tentu banyak orang akan berkunjung ke RTP Wainitu dan dampaknya akan dirasaÂkan pula oleh UMKM dan masyarakat sekitar.
Walikota menginginkam agar semua pihak untuk dapat terlibat aktif dalam mempromosikan maupun membangun dan menjaga RTP Wainitu kedepannya.
âKalau ditata dengan baik maka akan menjadi contoh karena kedeÂpannya akan bisa membuat ruang-ruang terbuka publik seperti di WaiÂnitu. Jika terintegrasi dengan baik, maka akan ada banyak orang berkunÂjung maka paling tidak RTP Wainitu kedepannya akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, âtandasnya.
Sementara itu, Jhon Laratmase dari komunitas Tera Kota memberiÂkan apresiasi kepada pemerintah Kota Ambon dalam upaya untuk meÂngembangkan RTP Wainitu. DijeÂlaskan pula bahwa workshop atau pelatihan konten digital yang berÂlangsung itu diikuti oleh 55 peserta dari anak sekolah, mahasiswa dan komunitas lainnya di Kota Ambon.
Dalam kegiatan itu Walikota hadir didampingi Wakil Walikota Ambon, Ely Toisuta, plt Sekretaris Kota Robby Sapulette serta beberapa pimpinan OPD dilingkup Pemerintah Kota Ambon. Usai membuka pelatihan konten digital, Walikota, Wakil Walikota, plt Sekot dan jajarannya meninjau beberapa lokasi di RTP Wainitu seperti Gedung pasar Wainitu dan Karamba Apung di Pantai tersebut.(S-29)