SIWALIMA.id > Berita
Taborat: Inpex Corporation Harus Perjelas Mitigasi Dampak Lingkungan
Parlamentaria DPRD Maluku , Suplemen | Selasa, 17 Maret 2026 pukul 15:03 WIT

ANGGOTA DPRD Maluku, Andreas JW Taborat, meminta perusahaan minyak dan gas Inpex Corporation untuk memperjelas langkah mitigasi dampak lingkungan yang berpotensi dirasakan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Permintaan ini disampaikan agar aktivitas eksplorasi dan pengembangan migas di wilayah tersebut tetap memperhatikan kelestarian lingkungan serta kepentingan masyarakat setempat.

Taborat yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Maluku menegaskan, transparansi dari pihak perusahaan sangat penting, khususnya terkait rencana pengelolaan dampak lingkungan yang mungkin muncul dari proyek migas tersebut.

“Perusahaan harus terbuka kepada masyarakat terkait langkah mitigasi yang disiapkan. Jangan sampai aktivitas eksploitasi sumber daya alam berjalan, tetapi masyarakat tidak mengetahui secara jelas bagaimana dampak lingkungannya ditangani,” ujar Taborat, Kepada Siwalima, saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Senin (16/3).

Menurutnya, masyarakat Tanimbar memiliki ketergantungan yang tinggi terhadap lingkungan, terutama wilayah laut dan pesisir yang menjadi sumber utama mata pencaharian warga. Karena itu, setiap potensi dampak yang ditimbulkan dari aktivitas industri harus dipastikan dapat diminimalisir sejak awal.

“Kita semua mendukung investasi dan pembangunan daerah. Namun harus ada jaminan bahwa lingkungan tetap terjaga dan masyarakat tidak dirugikan oleh aktivitas industri,” tegasnya.

Taborat juga berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait dapat melakukan pengawasan secara ketat terhadap setiap tahapan proyek yang dijalankan, sehingga kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas.

“Investasi harus memberi manfaat bagi masyarakat. Karena itu, perusahaan perlu memberikan penjelasan yang komprehensif mengenai langkah mitigasi dampak lingkungan yang telah disiapkan,” tandasnya. (S-26)

BERITA TERKAIT