SIWALIMA.id > Berita
Siap Jangkau Daerah Terpencil dengan Layanan Laku Pandai
Bank Maluku-Malut , Suplemen | Kamis, 24 Juli 2025 pukul 23:08 WIT

Bank MalukuMalut bakal mempermudah akses keuangan hingga ke pelosok negeri atau daerah terpencil. Upaya mempermudah akses layanan keuangan hingga ke pelosok negeri/desa dan kelurahan akan menjadi prioritas manajemen Bank Maluku-Malut melalui layanan Laku Pandai.

Laku Pandai adalah layanan keuangan tanpa kantor dalam rangka keuangan inklusif merupakan program dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang bertujuan untuk  menyediakan layanan perbankan atau keuangan lainnya melalui agen, bukan kantor cabang, dan didukung oleh teknologi informasi.

Program ini memungkinkan masyarakat terutama yang berada di daerah terpencil untuk mengakses layanan keuangan seperti pembukaan rekening, menabung, transfer dan transaksi lainnya.

Rencana transformasi bidang pelayanan keuangan di bank kebanggaan masyarakat MalukuMalut itu diungkapkan Direktur Bank Maluku-Malut Syahrisal Imbar kepada Siwalima di ruang kerjanya, Rabu (23/7).

Imbar menjelaskan, upaya mempermudah akses layanan keuangan hingga ke pelosok atau daerah terpencil sejalan dengan program OJK yang bertujuan untuk memperluas akses layanan keuangan kepada masyarakat.

Program Laku Pandai ini su­-dah lebih dulu dilakukan sejum­lah bank nasional seperti BRI, BNI maupun Mandiri kecuali BTN.

“Laku Pandai ini diinisiasi oleh OJK bertujuan agar masyarakat terutama yang berada di daerah terpencil atau belum memiliki rekening bank dapat dengan mudah mengakses layanan keuangan melalui agen-agen yang bekerja sama dengan bank,” jelas Imbar.

Laku Pandai akan diimplemen­tasikan Bank Maluku-Malut pada Oktober 2025 mendatang dan saat ini sistemnya sedang dipersiapkan termasuk kerja sama dengan agen-agen bank.

Program ini akan mendatangkan keuntungan bukan saja bagi bank tetapi juga bagi masyarakat baik penyedia layanan maupun pengguna jasa keuangan. Hal itu dikarenakan masyarakat tidak perlu ke kantor cabang bank atau ATM yang mungkin jauh dari tempat tinggal, tetapi sebaliknya cukup datang ke agen-agen yang bekerja sama dengan Bank Maluku-Malut.

“Laku Pandai ini program yang sangat implementatif sebab kita tidak perlu memasang ATM dimana-mana, masyarakat cukup datang ke agen dan melakukan transaksi baik setor dan tarik tunai,” ungkap Imbar.

Imbar menegaskan Bank Maluku-Malut terus berupaya melakukan transformasi di bidang perbankan agar masya­rakat dipermudah saat melaku­kan akses keuangan. Sebab di era digitalisasi saat ini, perban­kan modern adalah perbankan yang tidak perlu teller, karena secara tidak langsung akan membuat akses lebih mudah dan murah. “Jadi kita tidak perlu membawa uang ke kantor bank terdekat, sudah ada agen. Masya­-rakat lebih muda bertransaksi, agen dapat penghasilan juga dari program ini. Semua kita lakukan untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Imbar.

Manfaat LAKU PANDAI

Meningkatkan Inklusi Keuangan

Laku Pandai membantu masyarakat yang belum memiliki akses ke layanan perbankan formal untuk dapat mengaksesnya, terutama mereka yang berada di daerah terpencil atau sulit di jangkau.

Memperluas Jangkauan Layanan

Layanan Laku Pandai tersedia di luar kantor cabang bank, melalui agen yang ditunjuk, sehingga memudahkan masyarakat untuk melakukan transaksi keuangan tanpa harus datang ke bank.

Mendorong Transaksi Non Tunai

Laku Pandai mendukung transaksi non tunai yang berkontribusi pada keamanan dan efisiensi dalam bertransaksi.

Peluang Bisnis :

Masyarakat juga dapat berpartisipasi dalam program Laku Pandai sebagai agen, yang memberikan peluang bisnis dan penghasilan tambahan.

Cara Kerja Laku Pandai :

– Bank bekerja sama dengan pihak lain (agen) untuk menyediakan laya­nan keuangan kepada masyarakat.

– Agen Laku Pandai bertindak sebagai perpanjangan tangan bank, melayani nasabah seperti halnya di kantor cabang.

– Transaksi dilakukan melalui perangkat teknologi informasi yang disediakan oleh agen.

Dengan demikian, Laku Pandai merupakan solusi inovatif untuk meningkatkan aksesibilitas layanan keuangan dan mendorong inklusi keuangan di Indonesia.(S-20)

BERITA TERKAIT
Iklan Homepage 2
terpopuler
mobileapps