SIWALIMA.id > Berita
Pimpinan Klasis GPM Audiens Bersama Wabup
Malteng Membangun , Suplemen | Rabu, 16 Juli 2025 pukul 00:16 WIT

WALIKOTA Ambon, Bodewin Wattimena mengapresiasi peran Polri dalam mendukung program swasembada pangan nasional tahun 2025. Pemerintah Kota Ambon ikut ambil bagian dalam kegiatan penanaman jagung serentak, Rabu (9/7).

PIMPINAN tujuh klasis Gereja Protestan Maluku (GPM) yang berada di wilayah Kabupaten Maluku Tengah melakukan audiensi bersama  Wakil Bupati, Mario Lawalata, Selasa (8/7).

Acara yang berlangsung di ruang kerjanya wakil Bupati Mario Lawalata di Kantor Bupati Malteng, itu berlangsung hikmat Audiensi ini dipimpin langsung oleh Ketua Klasis GPM Masohi, Pdt. Adriana Lohy, selaku Klasis Koordinator.

Dalam pertemuan tersebut, para pimpinan gereja menyampaikan sejumlah persoalan mendasar yang dihadapi masyarakat di wilayah pelayanan GPM, khususnya di daerah-daerah yang masih minim perhatian.

Pdt. Lohy dalam penyampaian­nya menegaskan, GPM siap bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

“GPM tidak sekadar hadir melayani dalam ruang gereja, tapi juga turut bertanggung jawab terhadap persoalan sosial dan pembangunan umat. Karena itu, kami ingin berkolaborasi dan memberi kontribusi nyata demi kemajuan daerah ini,” ujar Lohy.

Wakil Bupati Maluku Tengah, Mario Lawalata menyambut baik niat dan inisiatif para pimpinan GPM. Ia mengapresiasi masukan yang disampaikan dan menegaskan bahwa Pemerintah Daerah akan menindaklanjuti setiap aspirasi dan kebutuhan yang menjadi perhatian bersama.

“Apa yang disampaikan tadi merupakan masukan konstruktif. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan lembaga keagamaan seperti GPM,” tegas Lawalata.

Ia juga menyatakan, komitmen­nya untuk memperkuat sinergi de­ngan seluruh elemen masya­ra­kat, termasuk gereja, dalam rang­ka mempercepat pemba­ngunan dan peningkatan kualitas hidup warga di seluruh pelosok Maluku Tengah.

Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mempererat kemitraan antara gereja dan pemerintah, demi mewujudkan visi pembangunan daerah yang ber­keadilan dan berkelanjutan di bumi Pamahanu Nusa. (S-17)

BERITA TERKAIT
Iklan Homepage 2
terpopuler
mobileapps