Pemerintah Kota Ambon menyerahkan bantuan bibit cabe kepada kolompok tani di Kota Ambon.
Bantuan bibit cabai ini diberikan Walikota Ambon, Bodewin Wattimena didampingi Wakil Walikota, Ely Tosiuta kepada 5 kelompok tani yang tersebar di 5 kecamatan.
Penyerahan bantuan tersebut bersamaan dengan bantuan bagi warga lainnya yang berlangsung dalam apel pagi yang berlangsung di halaman parkiran Balai Kota, Senin (8/12).
Walikota saat menyerahkan bibit cabe kepada perwakilan kelompok tani mengatakan, pemberian bibit ini bertujuan agar, komoditi cabe bisa dihasilkan dengan baik, serta bisa diproduksi dengan baik pula sehingga menjaga agar harga komoditi cabe tetap terjangkau.
“Pemberian bibit kepada kelompok tani supaya paling tidak untuk komoditi tertentu ini bisa dihasilkan di Kota Ambon. Tahun depan Dinas Pertanian juga menganggarkan Rp 5 juta untuk kelompok-kelompok tani, sehingga harga komoditi tertentu harganya bisa ditekan, sehingga tidak menimbulkan inflasi,” jelas walikota.
Pasalnya kata walikota, selain menjaga rantai pasok, namun juga pemkot akan mengawal hingga proses produksi, sehingga Dinas Pertanian diarahkan untuk mengindetifikasi kebutuhan kelompok tani.
Pada kesempatan yang sama Walikota juga menyerahkan bantuan, tempah sampah serta peralatannya kepada perwakilan sekolah, rumah ibadah dan perwakilan kelompok pemuda di Kota Ambon.
Sedangkan bantuan dana stimulan sebesar Rp 15 juta diberikan kepada warga yang rumah dan tempat usaha berupa cafe terbakar akibat bentrok antar kelompok pemuda beberapa waktu lalu.
Walikota mengaku, saat ini pemerintah tengah berupaya untuk mewujudkan Ambon menjadi kota yang bersih. Untuk itu, perlu kesadaran yang dimulai dari jajaran ASN di Lingkup Pemerintah Kota Ambon melalui kerja nyata.
“Kita sementara berupaya keras untuk pastikan Ambon ini bersih. Karena itu untuk mewujudkan Ambon bersih tidak saja dengan berkata-kata maupun edukasi kepada masyarakat. Tapi pemerintah harus berikan contoh dengan baik, termasuk di dalammya dengan membuang sampah pada tempatnya dan sesuai waktu yang telah ditetapkan,” ucap walikota.
Selain itu kata walikota, pemkot juga sedang berupaya menyediakan tempat pembuangan sampah dan membagi peralatan kebersihan. Hal ini dilakukan untuk memicu dan memastikan, bahwa stakeholder lain juga harus terlibat guna mewujudkan Ambon bersih.
Pihaknya juga telah menandatangani surat edaran untuk seluruh pelaku usaha, agar menyediakan tempat sampah dan alat pemadam kebakaran ringan. “Terhadap surat edaran itu, maka kewajiban pelaku usaha untuk mengikuti dan menaati apa yang dilakukan pemerintah. Yang tidak patuh akan diambil tindakan. Semua ini dilakukan agar Ambon semakin bersih,” tandas walikota.
Pada kesempatan itu, walikota juga menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan masing-masing serta masyarakat diminta untuk tidak melakukan aksi main hakim sendiri.
“Hal ini jadi pengingat, bahwa tidak ada seorangpun yang bertindak semena-mena kepada orang lain sehingga hindari main hakim sendiri.
Kepada seluruh ASN, walikota minta untuk terus bekerja maksimal dalam menjalankan tugas dalam melayani masyarakat. (S-29)