SIWALIMA.id > Berita
Pemkot Berhasil Turunkan Inflasi
Pemerintah Kota Ambon , Suplemen | Jumat, 10 Oktober 2025 pukul 00:01 WIT

PEMERINTAH  Kota  Ambon berhasil menurunkan inflasi dari 3,38 pada bulan Agustus menjadi 2,97 pada bulan September lalu.

Keberhasilan ini merupakan wujud dari komitmen Pemkot untuk memastikan bahwa harga barang di pasar tetap terjangkau dengan ber­bagai upaya yang telah dilakukan seperti operasi pasar dan lainnya.

Hal ini disampaikan Walikota Ambon, Bodewin Wattimena dalam ke­terangan persnya yang didampingi Sekretaris Kota Ambon, Robby Sa­pulette dan Kabag Perekonomian Sekretariat Kota Ambon, Titi Orat­mangun, Senin (6/10).

Meski mengalami penurunan, tetapi Wattimena mengaku bahwa capaian itu masih berada dibawah target yang diberikan nasional yaitu 2,5. Hal ini disebabkan karena harga tiket penerbangan udara masih mahal.

Selain berhasil menurunkan laju inflasi, tahun 2025 Pemkot juga ber­hasil menurunkan angka kemiskinan di Kota Ambon.

“Berdasarkan data dari BPS, angka kemiskinan di kota Ambon tahun 2025 mengalami penurunan yaitu sebanyak 4,34 persen jika diban­dingkan dengan tahun 2024 berada di 5,13 persen,“ ungkap Walikota.

Sementara untuk pertumbuhan ekonomi Kota Ambon melambat jika dibandingkan tahun 2024. Sebab berdasarkan data dari BPS, pertum­buhan ekonomi kota Ambon pada tahun 2024 berada di angka 5,96 persen sedangkan untuk tahun 2025 turun menjadi 4,53 persen.

“Meski begitu, kita akan tunggu sampai akhir tahun untuk melihat pertumbuhan ekonomi tahun 2025,“ terangnya.

Dijelaskan, untuk meningkatkan perekonomian di Kota Ambon maka ada beberapa faktor yang mesti diperhatikan yaitu memaksimalkan potensi Pasar Mardika dan Batu Me­rah serta Ekonomi Kreatif masya­rakat.

Sebab selama ini, lanjut Walikota, pertumbuhan ekonomi di Kota Ambon lebih bergantung pada belanja pemerintah. Akibatnya, efisiensi anggaran yang merupakan kebija­kan nasional juga berdampak pada me­lambatnya pertumbuhan ekonomi.

“Namun pemerintah akan ber­upaya untuk menjaga kestabilan belanja serta harus dimaksimalkan dengan benar potensi-potensi lain­nya seperti pasar Mardika, pasar Batu merah dan sektor UMKM,“ katanya.

Untuk itu, walikota mengimbau kepada seluruh dinas dan seluruh pihak terkait untuk berkontribusi sehingga pertumbuhan ekonomi di kota Ambon bisa ditingkatkan lagi.

“Salah satu harapan Pemkot ialah pasar Mardika harus dikelola dengan baik karena menjadi pusat ekonomi rakyat. Pemerintah kota juga berharap Pemprov bisa menge­lola pasar gedung baru dengan baik, sehingga akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi sehingga tidak boleh ada pungli dan sebagainya karena itu juga akan berpengaruh pada harga barang,“ lanjutnya.(S-29)

BERITA TERKAIT
Iklan Homepage 2
terpopuler
mobileapps