PEMERINTAH Kabupaten Maluku Tengah melalui Dinas Kesehatan menggelar Gerakan Aksi Bergizi yang dipusatkan di Lapangan Nusantara Masohi, Jumat (21/11).
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya strategis Pemkab Malteng dalam pencegahan stunting serta peningkatan derajat kesehatan remaja dan anak usia sekolah.
Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir saat membuka kegiatan itu menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen penuh menjalankan berbagai program intervensi kesehatan, termasuk pemenuhan gizi bagi remaja.
“Masa remaja adalah periode emas pertumbuhan dan perkembangan, baik fisik maupun kognitif. Asupan gizi seimbang dan pola hidup sehat sangat menentukan kualitas kesehatan mereka di masa depan,” ujar Bupati.
Menurutnya, generasi muda yang sehat dan tercukupi gizinya akan menjadi sumber daya manusia unggul yang mampu membangun daerah. Karena itu, Gerakan Aksi Bergizi dinilai penting untuk membiasakan perilaku hidup sehat sejak dini.
Kegiatan yang digelar mencakup senam bersama, sarapan sehat, hingga pemberian tablet tambah darah (TTD) bagi remaja putri.
Bupati menyebut, tingkat kepatuhan konsumsi TTD masih rendah, sehingga diperlukan pendekatan edukatif yang lebih intens agar remaja memahami risiko anemia serta dampaknya bagi kesehatan, termasuk komplikasi pada kehamilan di masa mendatang.
“Melalui kegiatan yang edukatif dan menyenangkan ini, pesan penting tentang hidup sehat dan bergizi diharapkan semakin melekat dalam keseharian remaja Maluku Tengah,” tandasnya.
Bupati juga memberikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Tim Penggerak PKK Malteng, para kepala sekolah, guru, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan tersebut.
Di akhir sambutan, Zulkarnain menegaskan bahwa Gerakan Aksi Bergizi tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial semata, tetapi harus menjadi gerakan berkelanjutan di sekolah dan masyarakat.
“Dengan semangat dan optimisme, mari kita wujudkan Maluku Tengah bebas stunting, melahirkan generasi yang cerdas, sehat, dan berdaya saing,” tutupnya. (S-17)