Anggota Komisi III, DPRD Maluku, Rovik Akbar Afifudin, meminta para pejabat Pemerintah Provinsi Maluku yang baru saja dilantik untuk bekerja keras dan menunjukkan kinerja terbaik dalam membantu Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, membangun Maluku kedepan.
Rovik menegaskan, pelantikan pejabat beberapa hari lalu harus menjadi momentum penyegaran birokrasi dan percepatan pembangunan, bukan sekadar seremonial pergantian jabatan.
“Pejabat yang baru dilantik harus langsung tancap gas. Mereka dipilih melalui proses seleksi, sehingga sudah seharusnya mampu menunjukkan kapasitas dan loyalitas dalam membantu Gubernur merealisasikan visi pembangunan Maluku,” tegasnya, kepada Siwalima, di Balai Rakyat Karpan Ambon, Senin (23/2).
Menurutnya, tantangan pembangunan Maluku kedepan tidak ringan. Karena itu, dibutuhkan soliditas dan kerja kolektif seluruh organisasi perangkat daerah agar program prioritas dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
Rovik juga menekankan, Komisi III DPRD Maluku yang membidangi pembangunan akan terus melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program dan penggunaan anggaran agar benar-benar berdampak bagi masyarakat.
“Kami di DPRD tentu akan mendukung, tetapi juga mengawasi. Pejabat yang baru harus mampu menerjemahkan visi ‘Maluku Bangkit’ ke dalam program konkret yang menyentuh kebutuhan rakyat,” ujarnya.
Politisi PPP ini mengingatkan, agar tidak ada ego sektoral di antara pimpinan perangkat daerah. Sinergi dan koordinasi lintas sektor dinilai menjadi kunci untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, pembangunan infrastruktur, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kalau semua bekerja dalam satu irama dan satu tujuan, saya yakin Maluku bisa bergerak lebih cepat. Yang dibutuhkan sekarang adalah kerja nyata, bukan sekadar retorika.
DPRD Maluku, siap selalu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memastikan setiap kebijakan dan program pembangunan berjalan sesuai perencanaan serta berpihak kepada kepentingan rakyat.(S-26)