SIWALIMA.id > Berita
MTQ ke-31 Malteng Dipusatkan di Masjid Tua Ar-Rahman Laimu
Malteng Membangun , Suplemen | Senin, 15 Desember 2025 pukul 13:50 WIT

BUPATI Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-31 Tingkat Kabupaten Maluku Tengah Tahun 2025, yang dipusatkan di pelataran Masjid AR-Rahman, Negeri Laimu, Kecamatan Telutih, Sabtu (13/12).

Bupati menegaskan, Masjid AR-Rahman bukan sekadar tempat ibadah, melainkan simbol perjalanan panjang sejarah Islam di wilayah Telutih dan Maluku Tengah secara umum. Masjid tua tersebut disebut sebagai saksi peradaban dan penjaga ingatan kolektif umat Islam setempat.

“Di masjid inilah orang-orang tua kita dahulu belajar membaca Al-Qur’an, menanamkan nilai keimanan, serta memanjatkan doa agar keturunan mereka hidup dalam cahaya petunjuk Allah SWT,” ujar Bupati.

Menurutnya, nilai historis dan spiritual Masjid Ar-Rahman menjadi salah satu alasan utama MTQ ke-31 dipusatkan di Negeri Laimu. Dari tempat yang sarat sejarah tersebut, diharapkan lahir generasi Qur’ani yang mampu menjadi benteng iman dan moral di tengah tantangan zaman.

MTQ ke-31 Kabupaten Maluku Tengah mengusung tema “Harmonisasi Al-Qur’an, Semesta Bertasbih, Inspirasi Maluku Tengah Bangkit.” Tema ini, kata Bupati, mencerminkan kebutuhan masyarakat untuk kembali menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dan kompas pembangunan daerah.

“Di tengah dunia yang semakin bising dan tantangan pembangunan yang kompleks, Al-Qur’an harus menjadi penuntun agar langkah kita tidak kehilangan arah,” tegasnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Maluku Tengah, Kantor Kementerian Agama, para ustaz, ustazah, serta seluruh guru mengaji yang selama ini konsisten membina qari-qariah, hafidz-hafidzah, dan insan penggiat Al-Qur’an.

Bagi seluruh kafilah dari 18 kecamatan se-Kabupaten Maluku Tengah, Bupati mengucapkan selamat datang dan berpesan agar menjaga kesehatan, niat, serta menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti musabaqah. Ia menekankan bahwa MTQ bukan semata ajang perlombaan, melainkan bagian dari ibadah.

Penghargaan juga disampaikan kepada dewan hakim yang dinilai memikul amanah besar dalam menilai setiap cabang lomba secara adil dan profesional.

Selain itu, Bupati memberikan apresiasi khusus kepada masyarakat Kecamatan Telutih, terutama Negeri Laimu, yang telah menjadi tuan rumah dengan penuh keramahan dan semangat per­saudaraan. “Keramahan sebagai basudara adalah bagian dari akhlak mulia dan ibadah,” katanya.

Tak lupa, Bupati Zulkarnain menyampaikan terima kasih kepada panitia pelaksana serta aparat keamanan TNI dan Polri yang turut mengawal kelancaran dan keamanan pelaksanaan MTQ.

Mengakhiri sambutannya, Bupati berharap MTQ ke-31 dapat menjadi momentum menghidupkan kembali ruh Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat Maluku Tengah. “Semoga Al-Qur’an senantiasa menjadi cahaya di hati, penenang dalam keluarga, dan penuntun langkah generasi masa depan,” pungkasnya.(S-17)

 

BERITA TERKAIT