SIWALIMA.id > Berita
Lantik 170 PPPK, Walikota Larang Terima Honorer
Headline , Pemerintahan | Selasa, 16 Desember 2025 pukul 14:44 WIT

AMBON, Siwalima.id - Walikota Ambon, Bodewin Wat­ti­mena melarang pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menerima tenaga honor baru 

Penegasan ini disampaikan Walikota Ambon saat melantik 170 Pegawai Pemerintah de­ngan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu diruang Vlissingen, Balai Kota Ambon, Senin (15/12).

Walikota dalam sambutan mengatakan,  pelantikan 170 PP­PK Paruh Waktu  merupakan upaya dan kebijakan pemerintah untuk memastikan secara per­lahan, pegawai honorer ditingkat pusat hingga daerah harus selesai.

“Artinya tenaga honorer yang sebelumnya berada di lingkup Pemerintah Kota Ambon secara perlahan-lahan mulai terselesai­kan,“ kata Walikota.

Kini hanya ter­sisa sebagian ke­cil tenaga honor yang belum ter­akomodir ketika mengikuti tes PPPK. Karena itu pemerintah mengambil ke­bijakan un­tuk mengakomodir pegawai honor tersisa dalam formasi PPPK Paruh Waktu.

“Untuk itu kita patut bersyukur karena hari ini kita berhasil angkat dan lantik 170 PPPK Paruh Waktu yang terdiri dari formasi tenaga teknis 70 orang, jabatan fungsional guru 89 orang dan tenaga kese­hatan sebanyak 11 orang, “ rinci walikota

Dikatakan,  PPPK Paruh Waktu yang dilantik merupakan tenaga non ASN yang terdata dalam pa­ngkalan database BKN.

“ Jadi saudara-saudara yang di­lantik ini data masuk dalam database BKN tetapi tidak lolos saat mengikuti seleksi PPPK beberapa waktu lalu dan kebijakan Peme­rintah Pusat yaitu, membuka for­masi ini untuk saudara-saudara dan harus bersyukur hari ini sudah bisa dilantik, “ujarnya.

Apabila kedepannya, lanjut Walikota, nanti ada formasi dari Kemenpan RB, maka PPPK Paruh Waktu yang dilantik bisa diusulkan untuk diangkat menjadi PPPK penuh waktu.

“Jadi saudara-saudari harus ber­syukur hari ini dilantik setelah penantian panjang, “katanya.

Untuk itu, Walikota mengimbau kepada seluruh pegawai yang dilantik untuk bekerja melaksa­nakan tugas dan tanggungjawab dengan benar sesuai sumpah dan janji yang diucapakan. 

Kata Walikota, Hal itu bertujuan agar kontrak para pegawai akan terus diperpanjang. 

Walikota juga mengakui bahwa ada 117 tenaga non ASN yang belum dapat diangkat sebagai PPPK karena terkendala dengan regulasi. 

“Untuk itu kalau saudara-sau­dara bekerja dengan baik, meng­ikuti sumpah dan janji yang di­ucapkan maka saudara-saudara punya peluang untuk menjadi PPPK penuh waktu. Dan kami masih berupaya agar 117 tenaga honorer tersisa itu juga bisa di­lantik seperti saudara-saudari saat ini, “ tuturnya.

Apabila seluruhnya sudah bisa diatasi, maka masalah tenaga honorer di lingkup apemerintah Kota Ambon telah selesai. Untuk itu, Walikota memberikan catatan penting untuk kedepannya tidak boleh ada lagi OPD atau sekolah yang menerima tenaga honorer.

“Catatannya tidak ada lagi OPD, sekolkah atau apapun yang kembali mengangkat tenaga honor. Kalau saya tau ada OPD atau sekolah yang angkat tenaga honor lagi, maka kepala OPD yang akan saya buat jadi tenaga honor atau dicopot, “tegasnya.

Karena untuk memperjuangkan nasib tenaga honor untuk diangkat sebagai PPPK sangat sulit. Sehi­ngga tidak boleh lagi penambahan tenaga honor pada unit kerja di lingkup Pemerintah Kota Ambon. 

“Tenaga honor selesai sampai disini. Karena jumlah ASN diling­kup Pemerintah kota Ambon sudah sangat banyak yaitu hampir men­capai 8000, “ jelasnya.

Selain itu, walikota juga meng­ambil kebijakan untuk membatasi mutasi ASN yang ingin bertugas di lingkup Pemerintah Kota Ambon. 

Sebab hal ini akan berdampak pada belanja pegawai yang sangat tinggi yaitu ada diangka 48 persen.

“ Jadi belanja pegawai sudah tinggi yaitu ada diangka 48 persen dari batas yang ditentukan oleh Pemerintah Pppusat yaitu 30 persen. Jadi manfaatkan yang sudah ada dan tidak boleh lagi tambah yang baru, “ pintanya.

Kepada seluruh PPPK Paruh Waktu yang dilantik untuk bekerja dengan baik. Sehingga kontrak kerja bisa diperpanjang.

“Jadi kalau tidak kerja dengan baik, maka kontrak kerja bisa saja diputus. Saya berharap supaya nanti saudara-saudara kerja de­ngan baik karena semua kita ingin yang terbaik karena Pemerintah Kota ingin saudara-saudara kerja dengan baik, mengerti dan paham apa yang pemerintah kota ingin wujudkan selama 5 tahun kedepan dengan yaitu terutama mendukung 17 program prioritas selama kepemimpinan saya dan Ibu Ely, “pungkasnya. (S-29)

BERITA TERKAIT