BUPATI Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir menegaskan, Kepulauan Banda perlu mendapatkan perhatian khusus dalam program pengembangan kawasan strategis nasional.
Hal ini disampaikan Bupati saat melakukan audiensi bersama Direktur Pengembangan Kawasan Strategis Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia, Rozali Indra Syaputra, di Jakarta, Rabu (1/10).
Audiensi tersebut digelar dalam rangka menindaklanjuti penetapan Banda Naira sebagai kawasan strategis nasional. Hadir pula dalam pertemuan itu Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XX Maluku serta Kepala Dinas PUPR Kabupaten Maluku Tengah.
Dalam kesempatan itu, Bupati menekankan, pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pengembangan kawasan Banda yang memiliki nilai sejarah dan potensi ekonomi tinggi.
âBanda adalah bagian penting dari sejarah bangsa dan warisan dunia. Sudah sepatutnya kawasan ini mendapat prioritas pengembangan agar nilai sejarah, budaya, dan pariwisatanya tetap terjaga serta memberi manfaat bagi masyarakat,â tegas Bupati.
Menurut Zulkarnain, perhatian terhadap Banda tidak semata untuk membangun infrastruktur, tetapi juga untuk memastikan pelestarian situs bersejarah dan budaya yang menjadi identitas kawasan tersebut.
Audiensi tersebut turut membahas arah kebijakan serta strategi sinergi lintas sektor untuk memperkuat pembangunan kawasan Banda, terutama pada aspek pelestarian warisan budaya, penguatan infrastruktur dasar, dan pengembangan sektor pariwisata berbasis alam dan budaya.
Bupati berharap, melalui dukungan pemerintah pusat, Banda dapat berkembang menjadi ikon kebudayaan, sejarah, dan pariwisata unggulan baik di tingkat nasional maupun internasional, dengan tetap menjunjung nilai kearifan lokal serta menjaga kelestarian lingkungan. (S-17)