KABAR menggembirakan datang bagi masyarakat pesisir Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia resmi menyetujui pembangunan 13 titik Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di wilayah Kabupaten Kepulauan Tanimbar pada tahun 2026.
Persetujuan tersebut merupakan hasil pertemuan antara Bupati Kepulauan Tanimbar, Ricky Jauwerissa, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Erens Fenanlampir, serta Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kepulauan Tanimbar dengan jajaran KKP RI di Jakarta, Senin (15/6).
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah bersama DPRD untuk memperjuangkan peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan melalui penguatan infrastruktur dan pengembangan ekonomi perikanan di daerah.
Bupati Ricky Jauwerissa menyampaikan apresiasi kepada KKP RI atas dukungan yang diberikan kepada Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Menurutnya, program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan langkah strategis dalam mendorong kemajuan sektor kelautan dan perikanan yang menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat Tanimbar. “Program ini menjadi peluang besar bagi masyarakat nelayan untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat ekonomi keluarga. Pemerintah daerah akan terus berupaya menghadirkan program-program yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat pesisir,” ujarnya.
Sebanyak 13 desa di Kabupaten Kepulauan Tanimbar ditetapkan sebagai lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih tahun 2026, yakni Desa Arma, Lelingluan, Meyano Das, Ritabel, Kamatubun, Latdalam, Matakus, Adaut, Wabar, Teneman, Tutunametal, Makatian, dan Adodo Molu.
Program KNMP tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga dirancang untuk menciptakan kawasan perikanan terpadu yang mampu meningkatkan nilai tambah hasil tangkapan nelayan. Berbagai fasilitas pendukung akan dibangun, mulai dari dermaga modern, cold storage, rumah produksi dan balai nelayan, SPBN hingga pelatihan UMKM berbasis perikanan.
Sementara, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Erens Fenanlampir, berharap program tersebut mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan nelayan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.(S-26)