AMBON, Siwalima.id - Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku Melki Lohy berjanji, akan memperjuangkan Banda sebagai destinasi wisata super prioritas.
Destinasi seperti ini sudah diberikan oleh pemerintah pusat seperti di Danau Toba dan Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur.
Pemprov Maluku menurutnya dalam upaya untuk mempromosikan pariwisata Banda terus menghadirkan sejumlah event seperti Sail to Indonesia di beberapa daerah termasuk Banda Neira dan Ambon pada Juli mendatang, Darwin Banda Yacht Race hingga Banda Heritage Festival.
“Apa yang kita lakukan ini sebagai bentuk komitmen pemerintah provinsi Maluku dalam memastikan Banda merupakan destinasi wisata unggulan di Indonesia dan Dunia,” jelasnya kepada Siwalima di Ambon, Senin (20/4).
Diakuinya walaupun begitu banyak event pariwisata di dorong oleh Pemprov Maluku untuk dilakukan di Banda namun untuk percepatan penataan kawasan pariwisata Banda membutuhkan strategi tersendiri dan komprehensif.
Karena itu, Pemprov Maluku yang khususnya gubernur Hendrik Lewerissa telah berupaya untuk menjadikan Banda masuk program strategis prioritas nasional.
“Memang di tahun 2025 kemarin ada penataan sedikit tetapi kalau untuk mempercepat penataan kawasan Banda maka harus kita dorong untuk masuk dalam program strategis prioritas nasional,” ucap Lohy.
Banda katanya tidak boleh hanya menjadi kawasan wisata biasa saja namun harus didorong dan diperjuangkan untuk masuk sebagai kawasan destinasi super prioritas.
Apalagi master plan penataan kawasan Banda juga telah dibuat oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional sehingga dapat menjadi dasar bagi perjuangan menjadikan Banda sebagai kawasan destinasi super prioritas.
Ia mencontohkan, Danau Toba dan Raja Ampat itu dibangun untuk menjadi destinasi super prioritas dan pembangunannya sangat pesat.
“Kalau Banda masuk menjadi kawasan pariwisata super prioritas maka akan ada banyak program nasional mendarat disana dan dengan sendirinya percepatan itu dapat terjadi,” pungkasnya.(S-20)