BILA, Siwalima.id - Dinas PU Kabupaten Seram Bagian Timur memastikan rusaknya jembatan Aringin yang menghubungkan Desa Basarin dan Desa Amarwatu belum bisa diperbaiki.
Jembatan beton tersebut sudah rusak sejak puluhan tahun lalu namun, pemerintah tidak berkeinginan untuk melakukan perbaikan agar akses masyarakat di Kecamatan Gorom Timur teratasi.
Kadis PU SBT, Ramli Sibualamo menjelaskan, saat ini pihaknya belum memiliki anggaran.
“Jembatan itu memang kita sudah diusulkan kemarin-kemarin dan kita sudah akomodir anggarannya di tahun 2026, hanya bersifat rehab,” terangnya kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (22/6).
Dikatakan, perencanaan rehabilitasi jembatan Aringin baru usulkan anggaran di tahun 2027 nanti.
“Situasi jembatan di lapangan luar biasa tidak bisa lagi rehab harus bangun baru, maka anggaran itu tidak kecil,” ujar Ramli.
Ia juga berharap pengusulan anggaran untuk pembangunan jembatan tersebut tidak ada kendala di tahun mendatang. “Mudah-mudahan tidak ada efisiensi lagi. Jadi buat masyarakat bersabar, berdoa mudah-mudahan kita usahakan itu. (S-27)