SIWALIMA.id > Berita
Bupati Tegaskan Komitmen Bangun Pendidikan Bermutu di Wilayah 3T
Malteng Membangun , Suplemen | Rabu, 12 November 2025 pukul 15:49 WIT

BUPATI Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, menegaskan komitmen pemerintahannya untuk terus menghadirkan pendidikan yang bermutu dan merata hingga ke pelosok daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) di wilayah pegunungan maupun kepulauan.

Komitmen itu disampaikan Bupati Zulkarnain dalam Zoom Meeting bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah  Abdul Mu’ti, Ketua Komisi X DPR  Hetifah Sjaifudian, serta sejumlah pejabat terkait, yang digelar bertepatan dengan puncak peringatan HUT ke-68 Kota Masohi di kawasan Pelabuhan Ina Marina, Kota Masohi, berapa waktu lalu

Zulkarnain menegaskan bahwa pembangunan sektor pendidikan merupakan pilar utama dari tiga visi besar pemerintahannya.

“Pendidikan adalah kunci membangun sumber daya manusia yang berkualitas, sehat, dan terampil. Ini menjadi prioritas kami dalam mewujudkan Malteng Bangkit,” ujarnya.

Ia menjelaskan, luas wilayah Maluku Tengah yang mencapai 95 persen lautan menjadi tantangan besar bagi pemerataan pendidikan.

“Kondisi geografis kita sangat khas. Sebagian besar wilayah berada di kepulauan dan pegunungan, sehingga distribusi guru, fasilitas sekolah, dan akses internet menjadi tantangan tersendiri,” kata Zulkarnain.

Meski begitu, Bupati menegaskan Pemda Malteng tidak tinggal diam. Sejumlah langkah inovatif telah ditempuh, mulai dari pemetaan kebutuhan tenaga pendidik, pelatihan peningkatan kompetensi guru, hingga pemasa­ngan layanan internet satelit Star­-link di sekolah-sekolah terpencil.

“Sudah ada 30 unit Starlink yang kami distribusikan untuk sekolah di daerah 3T. Namun kami berharap dukungan dari pemerintah pusat agar jangkauannya lebih luas lagi,” tambahnya.

Bupati menilai, pemanfaatan teknologi digital menjadi solusi efektif untuk mengatasi keterbatasan fisik dan jarak. 

“Kami ingin agar anak-anak di pulau terluar punya akses pendidikan yang sama baiknya dengan yang di pusat kota. Tidak boleh ada kesenjangan dalam kesempatan belajar,” tegasnya.

Upaya tersebut mendapat apresiasi dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, yang menyebut langkah Pemda Malteng sebagai contoh nyata penerapan kebijakan berbasis inovasi. “Teknologi digital menjadi kunci menjangkau siswa dan guru di wilayah sulit. Kami mendukung inisiatif Pemda Malteng yang progresif,” ujarnya.

Sementara Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menyatakan pihaknya tengah memperjuangkan peningkatan anggaran pendidikan untuk daerah kepulauan dan 3T, termasuk Maluku Tengah.

 “Kami ingin memastikan fasilitas pendidikan, listrik, air bersih, dan internet tersedia merata hingga pelosok,” ungkapnya.

Zulkarnain menegaskan, keberhasilan pemerataan pendidikan hanya bisa terwujud melalui kolaborasi lintas sektor dan dukungan masyarakat.

“Pemerintah daerah akan terus berbuat, tetapi kami juga membutuhkan dukungan semua pihak  guru, orang tua, dan masyarakat, agar semangat belajar anak-anak tidak padam di tengah keterbatasan,” tutupnya.

Dengan strategi inovatif dan komitmen kuat tersebut, Pemda Maluku Tengah optimistis cita-cita menghadirkan pendidikan bermutu bagi seluruh anak negeri Pamahanu-Nusa dapat segera terwujud. (S-17)

BERITA TERKAIT