AMBON, Siwalima.id - Ketua DPRD Maluku, Benhur Watubun mengungkapkan, pendidikan memiliki peran penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat peradaban bangsa.
“Pendidikan adalah investasi peradaban. Jabatan bisa berakhir tetapi ilmu pengetahuan akan terus melekat dan menjadi bekal dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkap Benhur dalam pidatonya mewakili 323 wisudawan dalam Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Wisuda Diploma, Sarjana, Profesi, Magister dan Doktor UKIM Periode I tahun 2026 yang berlangsung di Aula UKIM Ambon, Senin (15/6).
Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Maluku ini resmi menyandang gelar Sarjana Hukum, setelah menyelesaikan pendidikan pada Fakultas Hukum UKIM.
Pencapaian tersebut diraih di tengah kesibukannya menjalankan tugas sebagai pimpinan lembaga legislatif daerah.
Keberhasilan Benhur meraih gelar SH menjadi bukti komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas diri melalui pendidikan, meski aktif dalam dunia politik dan pemerintahan.
Mewakili para wisudawan, Watubun menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama proses studinya.
“Hasil yang kami capai hari ini bukanlah hasil perjuangan sendiri. Ada dukungan dan doa dari banyak pihak, termasuk keluarga, para dosen, serta seluruh civitas akademika UKIM yang telah membantu membentuk kami menjadi pribadi yang memiliki keterampilan dan karakter,” ucap Benhur.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada orang tua, keluarga, serta semua pihak yang terus memberikan motivasi hingga dirinya berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi.
“Terima kasih kepada semua pihak yang terus mendorong dan mendampingi kami. Keberhasilan ini adalah hasil kerja bersama dan dukungan yang luar biasa dari keluarga maupun lingkungan akademik,” tandas Benhur.
Ia berharap, keberhasilannya dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus mengejar pendidikan tanpa memandang usia maupun profesi yang sedang dijalani.
“Saya ingin sampaikan kepada anak-anak muda, bahwa tidak ada kata terlambat untuk belajar. Apa pun profesi dan tanggung jawab yang kita emban, pendidikan harus tetap menjadi prioritas karena melalui pendidikan kita dapat memperluas cara pandang dan memperkuat kapasitas diri,” pesan Benhur.
Menurutnya, ilmu hukum yang diperolehnya akan menjadi bekal penting dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan dan pengabdian kepada masyarakat sebagai Ketua DPRD Maluku.
“Pemahaman hukum yang baik sangat diperlukan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah. Saya berharap ilmu yang diperoleh dapat saya implementasikan untuk memperkuat fungsi legislasi, pengawasan dan pelayanan kepada masyarakat,” tandas Benhur.
Sementara itu, Rektor UKIM, Steve Gaspersz mengatakan, wisuda merupakan momentum penting yang menandai keberhasilan para lulusan menyelesaikan proses pendidikan sekaligus memasuki tahap pengabdian yang lebih luas di tengah masyarakat.
“Tahun 2026 ini UKIM menghasilkan 323 lulusan dari berbagai program pendidikan. Kami berharap seluruh lulusan mampu memberikan kontribusi nyata bagi gereja, masyarakat, bangsa dan negara,” tandas Gaspersz.
Ciptakan Peluang Kerja
Sementara itu, Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa menekankan, lulusan UKIM harus mampu menjadi agen perubahan dan berani menciptakan peluang peluang kerja.
Pasalnya, momentum wisuda bukanlah garis akhir, melainkan gerbang, awal sebab dunia luar menuntut lebih dari sekadar ijazah, tetapi peran aktif sebagai agen perubahan dalam memberikan kontribusi untuk kemajuan Provinsi Maluku dan Indonesia.
Apalagi saat ini, Maluku dihadapkan berbagai perubahan yang dinamis, mulai dari perkembangan teknologi yang pesat hingga tantangan sosial dan ekonomi.
“Lulusan UKIM harus mampu menjadi agen perubahan dan berani menciptakan peluang, bukan hanya menunggu kesempatan, serta mampu memberikan so-lusi atas permasalahan di tengah masyarakat,” tandas gubernur.
Penyelenggaraan wisuda hari ini kata gubernur, membuktikan bahwa, UKIM terus berupaya dan bekerja keras menghasilkan lulusan anak bangsa dalam bidang pendidikan serta terus meningkatkan kualitas pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan di daerah ini.
Sebagai salah satu perguruan tinggi kebanggaan Maluku, UKIM telah membuktikan diri sebagai pilar penting dalam mencetak SDM berkualitas, dimana sejak berdiri tahun 1985, UKIM senantiasa berkontribusi dalam pembangunan, khususnya di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
“Saya sampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada rektor dan seluruh civitas akademika UKIM atas dedikasi dan komitmennya dalam mencerdaskan generasi muda bangsa, khususnya di Maluku. Ilmu yang telah diperoleh saudara-saudara di bangku kuliah adalah bekal yang sangat berharga,” ucap gubernur.
Pada moment wisuda ini gubernur mengingatkan kepada lulusan UKIM, jika proses belajar tidak berhenti sampai di sini, tetapi diharapkan terus dikembangkan termasuk lulusan UKIM harus menjadi pribadi yang terus haus akan pengetahuan, inovatif, dan adaptif terhadap setiap perubahan yang terjadi.
Tanggung jawab mewujudkan Maluku yang berkualitas merupakan tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan termasuk perguruan tinggi karenanya Gubernur mengajak seluruh stakeholder untuk melakukan apa yang menjadi peran masing-masing.
“Saya mengajak seluruh civitas akademika UKIM untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat guna mewujudkan visi transformasi maluku menuju maluku yang adil dan sejahtera menyongsong indonesia emas 2045,” pinta gubernur. (S-20/S-26)