PIRU, Siwalima.id - Bupati SBB, Asri Arman berharap kepada Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku Daerah Seram Bagian Barat bisa solid, mandiri dan mampu menjadi teladan bagi generasi muda.
Hal ini disampaikan bupati dalam sambutan yang dibacakan Sekda SBB, Laverne Tuasuun ketika membuka Konferda XI AMGPM yang berlangsung di Gereja Yabok, Translok Desa Eti.
Dalam sambutan bupati menyebut Konferda AMGPM merupakan momentum penting dan strategis.
“Konferda tidak hanya sebagai sarana evaluasi dan konsolidasi organisasi, tapi sebagai wadah pembinaan kader serta perumusan arah gerak amgpm kedepan agar semakin relevan dengan tantangan zaman,” ujarnya.
AMGP Maluku menurutnya memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda Kristen yang beriman, berkarakter serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Di tengah dinamika sosial budaya dan perkembangan teknologi yang begitu cepat pemuda gereja dituntut untuk tampil sebagai agen perubahan.
Pemuda gereja juga diharapkan mampu menjaga nilai iman, memperkuat persaudaraan, serta berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah khususnya di bidang pendidikan, sosial, kemasyarakatan dan pemberdayaan pemuda.
Pemkab SBB, lanjutnya senantiasa membuka ruang kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat termasuk organisasi kepemudaan berbasis keagamaan seperti AMGPM.
“Kami berharap AMGPM Daerah SBB dapat terus bersinergi dengan pemda dalam menjaga stabilitas sosial, merawat toleransi serta mendorong partisipasi aktif generasi muda dalam pembangunan daerah,” katanya.
Melalui konferda ini, pemda berharap akan lahir kepemimpinan amgpm yang visioner, berintegritas dan memiliki komitmen pelayanan yang kuat sehingga AMGPM Daerah SBB semakin solid, mandiri dan mampu menjadi teladan bagi generasi muda.
Menutup sambutan, ia menyampaikan harapan agar seluruh rangkaian kegiatan Konferda XI dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik demi kemajuan organisasi dan daerah yang dicintai bersama.(S-27)