AMBON, Siwalima.id - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk meminta Pemerintah Provinsi Maluku untuk terus meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik kepada masyarakat.
Permintaan ini disampaikan Wamendagri saat melakukan pertemuan bersama Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa dan Forkompinda yang berlangsung di Kantor Gubernur, Kamis (4/6).
Kepada wartawan usai pertemuan, Wamendagri mengaku, kedatangan dirinya ke Maluku merupakan kunjungan rutin sebagai koordinator wilayah timur, sekaligus mendengar dan melihat langsung capaian kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah.
“Kunjungan ini atas nama Menteri Dalam Negeri untuk secara rutin melakukan pendampingan kepada Pemerintah Daerah khususnya diwilyah kerja saja di wilayah Timur Indonesia,” ucap Wamendagri.
Dari penjelasan yang disampaikan, Wamendagri mengaku kinerja Pemerintahan Provinsi Maluku dibawah kepemimpinan Gubernur Hendrik Lewerissa telah bergerak maju dan menunjukan capaian yang signifikan.
Menurutnya walaupun baru menjabat 1.4 tahun namun terjadi tren peningkatan seperti pada aspek tingkat kemiskinan yang mengalami penurunan sebesar 0,13 persen menjadi 15,25 persen atau setara dengan 286,86 ribu jiwa dan ditambah lagi dengan penurunan angka pengangguran, inflasi yang tetap terjaga dan sebagainya.
“Atas nama pak Mendagri kami tentu memberikan apresiasi ada percepatan yang dilakukan gubernur. Tinggal nanti kedepannya terus dilakukan percepatan lagi supaya lebih meningkat produktivitas kerja dari pemprov Maluku,” tegas Wamendagri.
Untuk menopang percepatan pembangunan Maluku, Wamendagri juga memastikan Kemendagri akan melakukan pendampingan secara intens terhadap proses pembahasan Rancangan Undang-Undang daerah Kepulauan yang saat ini telah menjadi Prolegnas 2026.
“Prinsipnya untuk perjuangan pak Gubernur mendorong RUU Kepulauan dan sudah masuk di DPR RI, Kemendagri akan terus melakukan pendampingan untuk RUU itu,” terangnya.
Sementara itu, Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa mengatakan Wamendagri telah memberikan arahan bagi Pemprov Maluku dan jajaran Forkompinda guna memaksimalkan tugas-tugas penyelenggaraan pemerintahan.
Dia mengakui, ada beberapa catatan yang juga sudah disampaikan Wamendagri dan akan menjadi perhatian serius dan akan ditindaklanjuti.
“Catatan itu bukan saja terjadi di Maluku tapi semua daerah, tapi intinya adalah memang kita menyadari kondisi yang dihadapi bukan biasa dan mudah, tapi penuh tantangan. Kita tidak bisa menyerah tapi harus tetap bekerja keras dan bersinergi dengan semua pihak,” jelasnya.
Gubernur memastikan Wamendagri sendiri telah menawarkan asistensi dan pendampingan rutin untuk membantu pemprov khusus diwilayah timur Indonesia termasuk di Maluku dan Pemrov Maluku tetap terbuka untuk berkolaborasi.(S-20)