PEMERINTAH Kabupaten Kepulauan Tanimbar melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) terus menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan generasi muda yang berkualitas untuk mengisi berbagai lembaga pendidikan kedinasan milik pemerintah.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Fasilitasi dan Pendampingan Calon Peserta Seleksi Penerimaan Sekolah Kedinasan Tahun 2026 yang resmi ditutup di Kantor BKPSDM Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Jumat (12/6).
Kegiatan yang berlangsung sejak 5 Mei hingga 12 Juni 2026 itu diikuti sebanyak 270 peserta yang terdiri dari siswa aktif dan alumni SLTA dari berbagai daerah.
Penutupan kegiatan diawali dengan apel dan lapor diri yang dipimpin langsung Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar, Juliana Ch Ratuanak.
Dalam arahannya, Ratuanak mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai langkah awal meraih masa depan yang lebih baik sekaligus menjadi kebanggaan daerah.
“Kesempatan untuk mengikuti seleksi sekolah kedinasan harus dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh. Kalian adalah generasi yang dipersiapkan untuk menjadi aparatur negara yang profesional, berintegritas dan mampu membawa perubahan bagi daerah ini di masa depan,” ujar Ratuanak.
Ia menegaskan, pemerintah Daerah akan terus memberikan dukungan kepada putra-putri Tanimbar agar mampu bersaing dan memperoleh hasil terbaik dalam setiap tahapan seleksi.
“Kami berharap jumlah kelulusan peserta asal Kepulauan Tanimbar tahun ini dapat meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Persiapkan diri dengan baik, jaga kesehatan dan tetap percaya diri menghadapi setiap tahapan seleksi,” pesannya.
Sebelumnya, Asisten Bidang Administrasi Setda KKT, Edwin Tomasoa, dalam laporannya menjelaskan, kegiatan pendampingan dilakukan untuk meningkatkan kesiapan peserta baik secara administrasi maupun akademik sebelum mengikuti seleksi nasional.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan pembekalan dan pendampingan kepada para peserta agar lebih siap menghadapi seluruh tahapan seleksi sekolah kedinasan. Kami ingin meningkatkan peluang kelulusan putra-putri daerah pada berbagai sekolah kedinasan yang menjadi pilihan mereka,” katanya.
Antusiasme masyarakat terhadap program tersebut terbilang tinggi. Tahun ini tercatat sebanyak 270 peserta berasal dari 44 sekolah, terdiri atas 28 sekolah di wilayah Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan 16 sekolah dari luar daerah.
Adapun sebaran minat peserta meliputi IPDN sebanyak 86 peserta, Sipencatar Kementerian Perhubungan 72 peserta, PKN STAN 40 peserta, STMKG 29 peserta, Politeknik Statistika STIS 20 peserta, STIN 16 peserta dan Poltek SSN sebanyak tujuh peserta.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Brampi Moriolkosu, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi atas semangat para peserta yang telah mengikuti seluruh rangkaian pendampingan.
“Ini merupakan investasi sumber daya manusia yang sangat penting bagi daerah. Kami berharap semakin banyak putra-putri Tanimbar yang berhasil menembus sekolah kedinasan dan nantinya kembali mengabdi untuk membangun daerah,” ujarnya.
Kegiatan penutupan turut dihadiri unsur Forkopimda serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Melalui program pendampingan tersebut, Pemkab Kepulauan Tanimbar berharap dapat melahirkan generasi muda yang unggul, kompetitif dan siap menjadi calon aparatur negara yang mampu membawa kemajuan bagi Bumi Duan Lolat di masa mendatang.(S-26)