SIWALIMA.id > Berita
Usut Kasus RSUD Magretti, Asintel Turun ke Tanimbar
Hukum | Kamis, 5 Maret 2026 pukul 13:32 WIT

AMBON, Siwalima.id - Penanganan kasus du­gaan tindak pidana korupsi pada proyek pembangunan RSUD Magretti Uku­laran, kian menunjukkan keseriu­san aparat penegak hukum. 

Pasalnya, Asisten Inte­lijen Kejaksaan Tinggi Maluku, Diky Oktavia, turun langsung ke Kabupaten Ke­pulauan Tanimbar, Se­lasa (3/3).

Kunjungan tersebut meru­pakan bagian dari penda­laman fakta dan penguatan fungsi intelijen dalam meng­awal proses penanganan perkara yang tengah men­jadi sorotan publik di Bumi Duan Lolat tersebut.

Kedatangan Asintel Kejati Maluku di Bandara Mathilda Batla­yeri Saumlaki, disambut Bupati Ricky Jauwerissa bersama Wakil Bupati, Juliana Catarina Ratuanak, serta sejumlah pimpinan OPD serta Kajari Tanimbar Adi Palem­bangan yang mendampingi agenda internal kejaksaan.

Sumber Siwalima di Kejati Maluku menyebutkan, kehadiran Asintel bukan sekedar kunjungan biasa, melainkan bagian dari lang­kah strategis untuk memastikan proses penyelidikan berjalan sesuai koridor hukum.

“Pendalaman dilakukan untuk memetakan secara utuh fakta-fakta yang berkembang, termasuk memastikan tidak ada hambatan dalam proses penanganan per­kara,” beber sumber itu.

Sebagaimana diketahui, proyek RSUD PP Magretti Ukularan menjadi perhatian publik, lantaran menyang­kut pelayanan kesehatan masyara­kat serta penggunaan anggaran daerah bernilai besar. Sejumlah pihak telah dimintai klarifikasi dalam tahap awal penanganan perkara.

Turunnya pejabat tinggi Kejati Maluku ke Tanimbar dipandang se­bagai bentuk atensi serius di tingkat provinsi terhadap kasus tersebut. 

Masyarakat kini menanti langkah lanjutan aparat penegak hukum, ter­masuk kemungkinan pening­katan status perkara jika alat bukti dinilai telah mencukupi.

Tinjau Proyek

Sebelumnya diberitakan, Tim penyelidik Kejati Maluku berencana akan meninjau langsung proyek pembangunan RSUD Magretti, Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang diduga bermasalah.

Informasi yang didalami Siwa­lima, sejumlah rekanan telah dimin­tai keterangan oleh tim penyelidik. 

Kasi Penkum dan Humas Kejati Maluku, Ardy ketika dikonfirmasi mengaku sejumlah pihak telah dimintai keterangan

“Intinya sejumlah pihak telah diminta keterangan,” pungkas Ardy singkat, Selasa (3/3). 

Sementara itu Sumber Siwalima di Tanimbar mengaku, tim Kejati Maluku mulai menjadwalkan on the Spot ke Tanimbar. Meski demikian ia belum bisa memastikan kapan. 

“Katanya sih tim mau ke Tanimbar tapi belum tahu dan belum pasti kapan,” Ujar Sumber Siwalima di Ambon pagi tadi. 

Menanggapi hal itu, Ardy mengaku belum mengetahui adanya informasi tersebut. 

“Sampai saat ini kami belum mengetahui adanya informasi itu. Kalau ada nanti kami infokan,” tandas Ardy.(S-26)

BERITA TERKAIT