SIWALIMA.id > Berita
TP PKK-Kemenag Perkuat Ketahanan Keluarga
Daerah | Senin, 2 Maret 2026 pukul 12:47 WIT

AMBON, Siwalima.id - Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku bersama Kementerian Agama bersinergi untuk memperkuat ketahanan keluarga berbasis nilai keagamaan.

Komitmen ini dicapai setelah Ketua TK PKK Maluku, Maya Baby Lewerissa bersama jajaran melak­sanakan audiensi dengan Wakil Menteri Agama, Romo Muhammad Syafi’i di Jakarta baru-baru ini.

Lewerissa dalam rilisnya yang diterima Siwalima, Sabtu (28/2) menyatakan penguatan program ketahanan keluarga berbasis nilai keagamaan sangat penting ditengah tantangan zaman saat ini.

Dikatakan, Maluku sebagai daerah majemuk dengan sejarah panjang menjaga perdamaian tentunya me­mer­lukan penguatan nilai keaga­maan yang dimulai dari lingkup keluarga.

“Kami ingin memastikan adanya penguatan terhadap program-program yang berkaitan langsung de­ngan ketahanan keluarga berbasis nilai keagamaan, sehingga diperlu­kan sinergi dengan berbagai stakeholder termasuk Kementerian Agama,” tulis Lewerissa.

Selain itu, program ketahanan kelu­ar­ga berbasis nilai keagamaan dapat menjadi faktor penting dalam pengu­atan moderasi beragama di Maluku.

Ia mengaku, TP-PKK Maluku se­dang mendorong program strategis diantaranya workshop moderasi beragama berbasis keluarga di 11 kabupaten dan kota.

Ada juga pelatihan keluarga saki­nah dan parenting religius, pe­nguatan penyuluh agama perem­puan desa dan juga bantuan sarana keagamaan bagi keluarga pra-sejahtera.

“PKK Maluku siap menjadi mitra strategis Kementerian Agama dalam menjaga harmoni sosial serta memperkuat ketahanan keluarga di Maluku,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Agama, Romo H. R. Muhammad Syafi’i, menyambut baik inisiatif ini dan mengapresiasi peran aktif TP PKK Provinsi Maluku dalam mem­bangun ketahanan keluarga berba­sis nilai religius dan moderasi beragama.

Wamenag menekankan penting­nya kolaborasi pusat dan daerah dalam memperkuat karakter bangsa melalui keluarga yang dimulai de­ngan intervensi program baik melalui Pemda maupun Kanwil agama di Maluku.

Ia mengharapkan kolaborasi yang terbangun menjadi langkah strategis dalam memperkuat stabilitas sosial, kerukunan umat beragama, serta pembangunan keluarga religius dan harmonis di Maluku.(S-20)

BERITA TERKAIT