AMBON, Siwalima.id - Polsek Kawasan Pelabuhan Yos Sudarso (KPYS) kembali menggencarkan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dengan menyasar peredaran minuman keras tradisional dan barang ilegal di wilayah pelabuhan. Dalam razia yang dilakukan di KM Sabuk Nusantara 34, polisi berhasil mengamankan sebanyak 215 liter minuman keras tradisional jenis sopi.
Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ipda Jane Luhukay menjelaskan, razia tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di kawasan pelabuhan.
Menurutnya, kegiatan dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Tugas Nomor Sprin/130/VI/KEP./2026/Polsek KPYS tentang razia minuman keras, narkoba, bahan tambang, serta barang ilegal lainnya di wilayah hukum Polsek KPYS selama Juni 2026.
Razia berlangsung pada Selasa (9/6) sekitar pukul 16.00 WIT saat KM Sabuk Nusantara 34 yang berlayar dari Pelabuhan Wulur tiba dan bersandar di Pelabuhan Dr. Siwabessy Ambon, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek KPYS, Iptu Giovani B.M. Tofy, didampingi Wakapolsek KPYS Ipda Burhan Nawir. Saat proses debarkasi penumpang dan barang berlangsung, personel kepolisian melakukan pemeriksaan ketat terhadap barang bawaan penumpang.
"Razia dilakukan untuk mengantisipasi masuknya barang-barang ilegal maupun minuman keras yang dapat mengganggu stabilitas kamtibmas di wilayah Kota Ambon," ujar Luhukay, kepada wartawan di Ambon, Rabu (10/6).
Tidak hanya melakukan pemeriksaan di area dermaga, petugas juga menyisir sejumlah bagian kapal, termasuk dek penumpang, kamar anak buah kapal (ABK), hingga gudang penyimpanan barang. Dari hasil pemeriksaan tersebut, petugas menemukan sopi yang dikemas dalam berbagai jenis wadah dan bentuk kemasan.
Secara keseluruhan, polisi berhasil mengamankan 215 liter sopi yang diduga hendak diedarkan di wilayah Ambon.
Seluruh barang bukti kemudian diamankan dan dibawa ke Mapolsek KPYS untuk proses lebih lanjut.
Luhukay menambahkan, kegiatan berakhir sekitar pukul 17.30 WIT dan berlangsung aman serta lancar. Situasi di kawasan Pelabuhan Dr. Siwabessy Ambon tetap kondusif selama pelaksanaan razia.
"Polisi akan terus meningkatkan pengawasan terhadap arus penumpang dan barang di pelabuhan guna mencegah masuknya minuman keras maupun barang ilegal lainnya ke wilayah Kota Ambon," katanya.(S-10)