AMBON, Siwalimanews – Penyidik Ditreskrimsus Polda Maluku saat ini sementara meramÂpungkan berkas tersangka korupsi pengadaan speed boat di Dishub Kabupaten MBD. Selain itu, polisi juga masih terus melakukan penyidikan untuk mengungkap pelaku lainnya dalam kasus ini.
Kasubdit I Tipikor DitreskrimÂsus Polda Maluku, Kompol Gerald Wattimena menjelaskan, penyidik tengah merampungkan berkas meskipun penyidikan tetap berÂlangsung. Hingga saat ini, baru tiga orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.
âSementara dirampungkan berkasnya. Sampai saat ini baru tiga orang yang ditetapkan tersangka. MesÂkipun begitu penyidik masih melakukan penyidikan,â kata Wattimena melalui telepon seluÂlernya Kamis (8/4).
Untuk diketahui, polisi tetapÂkan tiga orang tersangka dalam kasus ini. Mereka adalah Eks Kadishub MBD, Odie Orno, Direktur CV Triputra Fajar, Margareth SiÂmatauw dan Pejabat Pelaksana TekÂnis Kegiatan Rico Kontul.
Nama Rico masuk bidikan penyiÂdik Ditreskrimsus Polda Maluku, pasca rangkaian pemeriksaan saksi-saksi termasuk adik Wakil Gubernur Maluku Odie Orno, guna menggali keterlibatan siapa saja dalam kasus korupsi yang merugikan negara tersebut.
âHasil pengembangan muncul calon tersangka lain yaitu PPTK Riko Kontul, dimana saat kasus ini bergulir yang bersangkutan menjaÂbat sebagai salah satu Kabid di Dishub MBD,âungkap Wattimena.
Walaupun demikian, Wattimena enggan menjelaskan lebih jauh terkait perkembangan saksi dan kapan calon tersangka ini diperiksa sebagai tersangka, mengingat hal tersebut masuk materi penyidikan.
Sebelumnya, polisi mulai memeriksa Desianus âOdieâ Orno, tersangka kasus speed boat, saat menjabat Kadis Perhubungan di Kabupaten Maluku Barat Daya.
Pasca diumumkan sebagai tersangka, Rabu (24/2), Odie akhirnya dipanggil untuk diperiksa oleh penyidik Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus, Senin (8/3).
Odie diperiksa atas kasus dugaan korupsi pengadaan empat unit speed boat tahun 2015 senilai Rp 1.524.600.000, saat dia menjabat sebagai Kadis Perhubungan di Kabupaten MBD.
Odie tampil casual dengan mengenakan kemeja kotak-kotak biru dipadu celana blue jeans, tiba di markas Ditreskrimsus di kawasan Mangga Dua sekitar pukul 10.30 WIT.
Adik kandung Wakil Gubernur Maluku Barnabas Orno ini, terlihat didampingi tim kuasa hukumnya, masing-masing Herman Koedoeboen, Firel Sahetapy dan Hendrik Lusikooy. (S-45)