AMBON, Siwalimanews – Peserta dari Daerah Khusus Jakarta dan Sumatera Selatan ikut meriahkan lomba mancing yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-450 Kota Ambon yang diselenggarakan di pantai Wainitu hingga Tapal Kuda, Sabtu (30/8).
Selain itu peserta juga datang dari Kabupaten Maluku Tengah, Seram Bagian Barat dan Tuan rumah Kota Ambon. Totalnya 317 peserta.
Walikota Ambon Bodewin Wattimena mengajak seluruh para peserta yang berpartisipasi untuk tidak hanya berfokus menjadi juara saja tetapi lebih dari itu ialah untuk memperkuat kebersamaan dan menjaga tali silaturahmi antar komunitas.
âMari kita semua sama-sama berpartisipasi untuk bekerja dan membangun kota ini untuk kedepannya semakin lebih baik dan lebih maju, aman dan nyaman bagi siapa saja,â kata Walikota.
Selain itu, ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk menjaga laut di kota Ambon.
Laut menurutnya, selain menjadi sumber kehidupan masyarakat, potensi laut di kota Ambon peluang untuk berkembang dalam destinasi wisata di wilayah teluk Ambon.
âYang terpenting adalah kita harus menjaga agar laut kita ini bersih. Untuk itu jangan buang sampah ke laut. Jagalah potensi yang kita miliki sekarang untuk bisa dinikmati oleh generasi kita dimasa depan nanti,â harapnya.
Amboina City Rally
Usai membuka kegiatan lomba mancing, Walikota kemudian membuka kegiatan lainnya yakni Amboina City Rally (ACR) di depan Monumen Gong Perdamaian Dunia.
ACR diikuti oleh ratusan peserta baik roda dua maupun roda empat dengan rute mengelilingi Pulau Ambon.
Dalam sambutannya Walikota mengatakan ajang ini bukan hanya sebagai lomba tetapi merupakan bagian dari upaya pemerintah membangun kebersamaan antar sesama masyarakat. âACR diharapkan menjadi ajang bagi para pecinta otomotif untuk berekspresi sekaligus mengenal potensi wisata kota,â jelasnya.
Ajang seperti ini lanjutnya bisa dikembangkan untuk dilaksanaÂkan di tahun-tahun mendatang.
âPemerintah berupaya untuk membangun kota ini semakin lebih maju dengan berbagai upaya. Momentum ini juga merupakan bagian untuk lebih memperkenalkan dan memproÂmosikan Ambon sebagai yang memiliki potensi yang luar biasa untuk dikembangkan,â harapnya.
Kepada para peserta juga diminta menjaga keselamatan saat mengikuti lomba. Dan yang paling terpenting bisa memberikan edukasi pentingnya mematuhi aturan lalu-lintas saat berkendara.
âLewat kegiatan ini juga kami ingin memberikan edukasi kepada masyarakat untuk lebih mematuhi aturan lalu lintas saat berkendara. Jangan ngebut sembarangan dan jaga keselamatan,â pintanya.
Sementara dalam laporan Ketua Panitia, Baru Pitalakua, jumlah peserta mencapai sekitar 90 kendaraan roda dua dan 120 kendaraan roda empat, dengan mayoritas berasal dari Kota Ambon dan sekitarnya.
Rally ini berlangsung unik karena para peserta harus memecahkan teka-teki berupa petunjuk untuk menemukan rute yang benar.
âIni bukan hanya soal siapa yang cepat, tetapi soal bagaimana kita bisa menemukan rute yang tepat tetapi lebih kepada bagaimana para peserta bisa menjelajahi tempat-tempat yang berpotensi di Kota Ambon,â terangnya.
Selain lomba-lomba, Pemkot juga menggelar gerakan pangan murah yang berlangsung di Kecamatan Sirimau, lebih tepatnya di Kawasan Yayasan Nurul Ikhlas, Air Besar. (S-29)