SIWALIMA.id > Berita
Pemkot Berhasil Tekan Angka Stunting
Daerah | Rabu, 17 Juni 2026 pukul 14:46 WIT

AMBON, Siwalima.id - Pemerintah kota, berhasil menurunkan angka pertumbuhan stunting di  Kota Ambon lewat sejumlah program yang telah dilaksanakan.

Data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 mencatat prevalensi stunting di Kota Ambon tercatat sebesar 19,70 persen.

Angka tersebut tidak hanya lebih rendah dibandingkan rata-rata prevalensi stunting di Provinsi Maluku yang mencapai 28,40 persen, tetapi juga berada di bawah rata-rata nasional sebesar 19,80 persen.

Kadis Kominfo dan Persandian Kota Ambon, Ronald Lekransy menjelaskan capaian tersebut menjadi bukti program percepatan penurunan stunting yang dijalankan pemerintah daerah mulai menunjukkan hasil positif.

“Capaian ini menunjukkan berbagai program yang dijalankan Pemerintah Kota Ambon berjalan pada arah yang tepat,” terangnya kepada wartawan di Balai Kota, Selasa (16/6).

Namun demikian, ia mengaku tidak akan berpuas diri karena masih diperlukan upaya yang berkelanjutan untuk menurunkan angka stunting hingga mencapai target yang ditetapkan pemerintah pusat.

Keberhasilan tersebut katanya merupakan hasil kerja bersama seluruh pemangku kepentingan yang selama ini terlibat dalam program penanganan stunting di Kota Ambon.

Pemerintah kota, terus memperkuat berbagai langkah strategis melalui intervensi gizi spesifik dan sensitif yang menyasar kelompok rentan, terutama ibu hamil, ibu menyusui, bayi, dan balita.

Berbagai program yang dijalankan meliputi peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak, pemantauan tumbuh kembang balita, pemberian makanan tambahan bagi kelompok rentan, hingga edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pola asuh yang baik dan pemenuhan gizi seimbang.

Selain itu, penanganan stunting dilakukan secara terintegrasi melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan perangkat daerah, tenaga kesehatan, kader posyan­du, dunia usaha, serta masyarakat.

“Penurunan stunting tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan sinergi dan komitmen bersama agar anak-anak dapat tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik di masa depan,” ujarnya.

Meski berhasil mencatat angka stunting di bawah rata-rata nasional, Pemkot Ambon menegaskan terus memperkuat program pencegahan dan penanganan stunting guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia.(S-30)

BERITA TERKAIT