SIWALIMA.id > Berita
Harapan Plt Kadis P dan K Maluku
Visi | Jumat, 3 Oktober 2025 pukul 22:20 WIT

Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa secara telah menunjuk Sarlota Singering sebagai Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Dosen FKIP Unpatti tersebut ditunjuk menggantikan James Leiwakabessy, yang telah mengakhiri masa tugasnya sebagai Plt Kadis Pendidikan dan Kebudayaan lantaran memasuki masa pensiun.

Singering merupakan akademisi yang kualitas kepemimpinannya dikenal sebagai figur strong leader, pemimpin dengan ketegasan, disiplin dan kemampuan manajerial.

Setelah dilakukan wawancara ternyata Singering memiliki visi yang selaras dengan tantangan pendidikan Maluku mulai menghadirkan pemerataan akses di wilayah kepulauan, meningkatkan kualitas guru, hingga membangun generasi muda yang mampu bersaing di era global.

Selian itu penunjukan Singering sebagai Plt didasarkan atas adanya pertimbangan untuk menghadirkan sosok perempuan dalam jabatan strategis di birokrasi Maluku.

Dengan ditunjuk Singering sebagai Plt Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku maka dengan sendirinya, Pemprov Maluku secara tidak langsung memberikan ruang yang lebih besar bagi perempuan untuk memimpin, artinya bukan sekadar simbol, tetapi harus memiliki kemampuan yang nyata.

Kita berharap, akademisi yang lahir di Tutukembong, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, 26 September 1976 mampu mengembangan Pendidikan di Maluku dengan baik, apalagi belakangan ini masalah pendidikan di Maluku mengalami penurunan, sehingga butuh management yang tepat dalam mengembangkannya.

Pendidikan di Maluku mengalami penurunan, utamanya disebabkan oleh mutu pendidikan yang rendah, ketidakmerataan distribusi guru, serta kurangnya infrastruktur dan fasilitas belajar yang memadai, terutama di daerah 3T (Terpencil, Tertinggal, Terluar) dan kepulauan.

Karena itu diharapkan dengan kepemimpinan Singering yang punya pengalaman di dunia pendidikan, diharapkan bisa meningkatkan kualitas pendidikan.

Selain itu, masalah pendidikan yang dialami juga yaitu, minimnya tenaga pendidikan yang harus ditunjang juga dengan kualitas sarana dan prasarana belajar mengajar, termasuk ruang kelas dan laboratorium, masih kurang memadai.

Hal lainnya, di daerah kepulauan, akses pendidikan yang terbatas akibat kendala akses dan konektivitas menjadi masalah serius. Dan kebutuhan untuk menambah jumlah guru, menyediakan fasilitas, dan mendukung hak-hak guru masih belum terpenuhi

Masalah-masalah ini harus menjadi perhatian serius dari plt Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku yang baru, kita berharap, Plt kadis pendidikan mampu mengembangan pendidikan di Maluku dengan baik, sehingga bisa menekan angka penurunan pendidikan.

Termasuk mengelola pendidikan di Maluku sesuai dengan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Maluku.(*)

BERITA TERKAIT
Iklan Homepage 2
terpopuler
mobileapps