SIWALIMA.id > Berita
Wawali: Pemkot Ambon tak Anti Kritik dari Media
Pemerintahan | Senin, 22 Desember 2025 pukul 13:54 WIT

AMBON, Siwalima.id - Wakil Walikota Ambon, Ely Toisuta mengajak media terus bersama-sama dengan pemerintah membangun Kota Ambon.

Pemerintah menurut mantan Ketua DPRD Kota Ambon tidak anti kritik terhadap pemberitaan media massa.

“Pemerintah tidak anti kritik. Kritik yang bersifat membangun serta berdasarkan fakta-fakta tentu dibutuhkan pemerintah. Kita berupaya maksimal sehingga tentu akan menjadi perbaikan,” tegasnya saat doa bersama media massa yang digelar Pemkot Ambon di Hotel salah satu hotel di Ambon, Jumat (19/12).

Menurutnya, media harus terus meningkatkan kualitas pemberitaan yang baik serta pemerintah kota juga tentu akan menerima kritik untuk membangun kota Ambon menjadi lebih baik.

Ely dalam kesempatan itu memberikan apresiasi kepada Dinas Kominfo Sandi dan jajarannya atas upaya dan kinerja dalam membangun sinergitas dengan media di Kota Ambon.

Diakui, selama ini media sudah banyak memberitakan program-program prioritas walikota dan wakil walikota yang gencar dilakukan.

“Saya dan pak Walikota memberikan apresiasi kepada Pak Ronald dalam upaya membangun kerja sama dengan media yang dalam perannya dalam pemberitaan selama ini,” ungkapnya.

Wawali pada kesempatan itu juga menyampaikan pesan Walikota, Bodewin Wattimena yang mengajak media untuk bekerja bersama dengan pemerintah dalam upaya memberikan publikasi yang baik.

Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran Diskominfo yang meskipun di tengah keterbatasan anggaran mampu menghadirkan berbagai terobosan yang salah sa­-tunya ialah program Call Center 112.

“Call center 112 ini sudah sangat membantu pemerintah dalam upaya melakukan penanganan berbagai masalah. Meski di tengah-tengah efisiensi, namun kerja sama tetap dibangun,” jelasnya.

Di akhir sambutan, orang nomor dua di Kota Ambon menyebut saat ini Pemkot Ambon telah menjalin kerja sama dengan 106 media baik cetak, elektronik maupun online.

Di tempat, Kepala Diskominfo Sandi, Ronald Lekransy mengatakan doa bersama ini merupakan ruang refleksi tentang perjalan selama tahun 2025.

 “Untuk pertama kali diskominfo melakukan doa bersama dengan media. Amanah dan tanggung jawab yang harus dijalankan melalui Diskominfo Sandi dengan media,” katanya.

Ia juga mengakui lewat kebijakan pemerintah, maka ada kerja sama dengan kurang lebih 106 media di kota Ambon. “Tujuannya yaitu memberikan informasi kepada masyarakat terkait program pelayanan publik bisa terpublikasi dengan baik. Media juga harus mampu memberikan informasi terkait program-program pemerin-tah kepada masyarakat,” urainya.

Sekedar diketahui, doa bersama antara Diskominfo dengan Media itu dilakukan secara Islam dan Kristen.(S-29)

BERITA TERKAIT