SIWALIMA.id > Berita
Warga Ambon Antusias Sambut Piala Dunia
Olahraga | Rabu, 10 Juni 2026 pukul 15:05 WIT

AMBON, Siwalima.id - Menjelang Kick of Piala Dunia yang akan berlang­sung di tiga negara yakni, Ame­rika, Kanada, dan Mek­siko, euforianya mulai te­rasa dimana-mana terma­suk di Kota Ambon.

Hal itu terlihat dimana H-1 menjelang pembukaan turnamen sepakbola ter­akbar itu, hampir di seluruh kawasan di Kota Ambon, hingga sampai di desa-desa terlihat bendara-ben­dera dari negara peserta piala dunia terlihat terpasang di setiap gang, pohon bah­kan di rumah-rumah war­ga.

Selain itu, warga Kota Ambon juga mulai terlihat mema­kai jersey dari berbagai negara para peserta piala dunia. Bahkan di warung-warung kopi maupun di rumah makan, bahkan di sudut-sudut pangkalan ojek mulai terdengar perbincangan tentang piala dunia.   

Antusias masyarakat Kota Ambon ini, membuat para pedagang atribut piala dunia mulai bermun­culan dan meraup keuntungan dari meningkatnya minat masyarakat terhadap pernak-pernik negara-negara peserta.

Disepanjang Jalan Jenderal Sudirman, terlihat deretan bendera negara-negara peserta seperti Argentina, Brasil, Spanyol, Portugal, Inggris, hingga Belanda tampak dipajang di pinggir jalan untuk menarik perhatian pengguna jalan. Bendera-bendera tersebut menjadi salah satu pernak-pernik yang paling diburu warga selain jersey saat ini.

Hasim salah satu pedagang bendera saat ditemui Siwalima mengaku, dagangannya mulai ramai diknujungi, rata-rata yang datang memilih bendera dari tim favorit mereka. 

Ia memperkirakan, permintaan akan meningkat tajam nantinya disaat mendekati pembukaan piala dunia, bahkan saat sudah pertandingan pun ada yang beli.

“Biasanya kalau sudah dekat pertandingan, pembeli mulai ramai. Saat ini sudah ada juga yang pesan ukuran besar untuk dipa­sang di rumah atau lokasi nonton bareng,” ungkap Hasim.

Ia mengaku, bendera dari tiga negara yang paling banyak diminati pembeli adalah, Argentina, Brasil, dan Belanda. Bahkan, beberapa pelanggan telah memesan ben­dera berukuran hingga 5 x 2,5 meter dari dirinya.

Untuk harga bendera yang dijual pun bervariasi, mulai dari Rp95-115 ribu untuk ukuran standar, sementara ukuran lainnya dijual dengan harga berbeda tergantung bahan dan ukurannya.

Ahmad pedagang lainnya juga mengaku hal yang sama, dimana penjualan bendera, syal dan kaos tim peserta piala dunia mengalami peningkatan dalam beberapa pekan terakhir.

“Banyak yang sudah terjual. Biasanya terus meningkat sampai mendekati dan selama turnamen berlangsung,” ungkap Ahmad.

Ia mengaku atribut negara yang paling laris dijual adalah, Argentina, Brasil, dan Belanda, sejumlah negara lain seperti Portugal, Inggris, Jerman, dan Spanyol juga cukup diminati pembeli di Ambon.

Ahmad dan pedagang lainnya optimis, momentum Piala Dunia 2026 akan terus meningkatkan omset penjualan mereka hingga puncak turnamen nanti, seiring tingginya animo masyarakat dalam mendukung tim favorit mereka masing-masing. 

Jaga Kondusivitas 

Terpisah, Kapolda Maluku, Irjen Dadang Hartanto mengajak mas­yarakat Maluku untuk tetap menja­ga situasi kamtibmas selama perhelatan Piala Dunia 2026.

Antusiasme masyarakat dalam mendukung tim favorit kata kapolda, merupakan hal yang wajar. Namun, harus diingatkan agar euforia maupun kekecewaan atas hasil pertandingan tidak dilampiaskan dengan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum.

“Namanya pertandingan pasti ada yang menang dan ada yang kalah. Pendukung boleh merasa senang ataupun kecewa, tetapi jangan melampiaskannya dengan cara-cara yang mengganggu kondisi keamanan di wilayah kita,” himbau kapolda kepada wartawan, di Ambon, Senin (8/6).

Menurut kapolda, dukungan terhadap tim kesayangan sah-sah saja dilakukan, selama tidak menimbulkan kerugian bagi diri sendiri maupun orang lain.

“Dukung tim favorit boleh, tetapi jangan sampai membuat hal-hal yang merugikan diri sendiri ataupun masyarakat sekitar,” ucap kapolda.

Kapolda berharap, masyarakat Maluku dapat menikmati seluruh rangkaian pertandingan Piala Dunia dengan semangat sportivi­tas serta tetap menjaga persatuan dan kerukunan.

Keamanan dan ketertiban meru­pakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga selama ber­langsungnya ajang sepak bola terbesar di dunia tersebut.

Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026 dan diperkirakan akan menyedot perhatian jutaan penggemar sepak bola, termasuk di Maluku. Karena itu, kepolisian mengimbau masyarakat untuk merayakan setiap pertandingan secara tertib dan tidak melakukan tindakan yang berpotensi meng­ganggu kamtibmas.(S-25)

BERITA TERKAIT