AMBON, Siwalimanews – Sebuah video yang menamÂpilkan sosok pria diduga Walikota Tual, Ahmad Yani Renuat, tengah menyawer seorang biduan di sebuah klub malam di Jakarta, viral di media sosial.
Video berdurasi 19 detik itu memperlihatkan pria bertopi hitam dengan mengenakan kemeja dan ditutupi jaket yang diduga Walikota Tual bersama seorang jurnalis sedang menikmati hiburan malam.
Dalam video tersebut, keduanya tampak menikmati musik sambil berjoget mengacungkan jempol ke arah biduan yang mengenakan pakaian seksi.
Dalam video itu juga terlihat Walikota menggenggam uang pecahan 100 ribu segepok masih dengan bendel, dan menghambur-hamburkannya ke lantai dimana berdirinya seorang gadis yang disebut sebagai DJ Una.
Video itu diunggah akun TikTok berÂnama @immakalean dan langÂsung menyedot perhatian publik. Keterangan dalam video menyoroti tindakan pejabat publik yang dinilai tidak pantas dilakukan, terlebih di ruang publik.
Menurut informasi, kejadian tersebut diduga berlangsung di sebuah klub malam di Jakarta. NaÂmun, waktu dan lokasi pengamÂbilan video belum dapat diverifikasi secara pasti.
Sementara itu, wartawan Tual, Abdullah Tusiek yang diduga bersama dengan Walikota dalam video tersebut saat dikonfirmasi Siwalima via telepon selulernya, Minggu (4/5) tidak menepis bahwa pria dalam video tersebut adalah Walikota Tual dan dirinya.
Abdullah yang juga sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tual ini menyeÂbutkan bahwa, video itu sudah lama dan diambil saat menghadiri acara ulang tahun salah satu mitra kerja Walikota. âItu video lama, itu acara ulang tahun salah satu mitra kerja di sebuah tempat hiburan umum di Jakarta,â ujar Dullah tanpa menyebutkan kapan tepatnya peristiwa itu terjadi.
Menurutnya, tidak ada unsur merugikan dalam video tersebut, karena kehadiran mereka dalam acara itu adalah bagian dari undangan.
Namun, video tersebut tetap menjadi sorotan publik karena menyangkut etika seorang pejabat daerah.
Hingga berita ini diturunkan, telepon seluler Walikota Tual tidak dapat dihubungi. Bahkan pesan whatsapp yang kirimkanpun tidak ditanggapi.
Namun sebagaimana dikutip dari kompas@com, Mingu (4/5) Walikota Tual membantah tudiÂngan tersebut. Dia mengaku belum melihat video itu secara langsung.
Kata Walikota Tual ini jika sosok itu dirinya kemungkinan besar video tersebut adalah video lama. Namun setelah melihat rekaman ia dengan tegas menolak itu bukan dirinya. Dia bahkan mengancam akan mengambil langkah hukum terhadap penyebaran video terÂsebut, karena telah menceÂmarkan nama baiknya dan melanggar UU ITE. (S-25)