SIWALIMA.id > Berita
Tingkatkan Kesejahteraan Dokter, Ini Komitmen Gubernur
Online | Rabu, 4 Juni 2025 pukul 00:18 WIT

AMBON, Siwalimanews – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, berkomitmen akan meningkatkan kesejahteraan para dokter di daerah ini.

Komitmen ini disampaikan gubernur, saat menghadiri pengambilan sumpah dan pelantikan dokter baru lulusan Unpatti yang berlangsung di Gedung Presisi Polda Maluku, Selasa (3/6).

Gubernur mengungkapkan, kondisi geografis Maluku yang 92,04 persen adalah lautan dengan aksesibilitas wilayah yang terbatas, menjadi tantangan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Pembangunan di bidang kesehatan, menjadi salah satu program prioritas pemerintah provinsi melalui Sapta Cipta maupun Asta Cita presiden dan wakil presiden.

“Tentu pningkatan kemampuan, keilmuan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan itu penting, karena percuma kita memiliki peralatan kesehatan yang canggih kalau tidak ditunjang dengan kemampuan SDM yang dapat mengoperasikannya,” ucap gubernur.

Masalah kesehatan dan pendidikan kata gubernur, adalah program prioritas, sebab percuma memiliki mimpi untuk mendapatkan SDM Maluku yang unggul dan berdaya saing tinggi, tetapi lalai di sektor pendidikan dan kesehatan yang baik.

Kondisi kapasitas fiskal saat ini tidak terlalu kuat, sehingga menjadi tantangan dalam meningkatkan pembangunan di sektor pendidikan dan kesehatan. Namun ditengah keterbatasan ini, pemprov terus membangun relasi dengan pemerintah pusat untuk memastikan adanya program  intervensi atau afirmatif dari pemerintah pusat di bidang kesehatan dan bidang pendidikan di Maluku

“Kami adalah provinsi kepulauan, kalau pemerintah pusat mengambil keputusan dengan memperlakukan provinsi seperti Maluku sama dengan provinsi di wilayah daratan, itu adalah keputusan yang keliru,” ucap gubernur.

Gubernur bilang, telah berkali-kali menyampaikan kepada pemerintah pusat agar tidak mengabaikan Maluku, artinya harus ada perhatian yang adil dan proporsional dari pemerintah pusat.

Kedepan dengan komitmen yang kuat, jika mau tenaga medis yang bekerja dengan hati, maka tidak ada pilihan lain harus memperhatikan aspek kesejahteraan tenaga kesehatan, termasuk dokter yang bekerja di wilayah terpencil.

“Kami telah mengidentifikasi masalah tenaga kesehatan, termasuk dokter spesialis dan betul insentif adalah sesuatu yang secara manusiawi paling penting untuk memastikan mereka bekerja dengan baik, jadi kedepan akan diperhatikan dengan baik,” janji gubernur.

Sementara itu Rektor Unpatti Fredy Leiwakabessy mengaku, 54 dokter lulusan Fakultas Kedokteran Unpatti yang dilantik dan diambil sumpahnya hari ini, maka capaian ini menjadi bukti kualitas pendidikan kedokteran yang terus berkembang sejak pendirian fakultas tersebut.

“Kelulusan uji kompetensi dokter kali ini mencapai 94 persen, jauh di atas rata-rata nasional sebesar 84 persen. Ini menunjukkan bahwa, lulusan Unpatti mampu bersaing dengan fakultas kedokteran terkemuka di Indonesia,” ucap rektor.

rektor menyebut, Fakultas Kedokteran Unpatti dirintis sejak tahun 2003 dan resmi berdiri pada 2008. Hingga kini, total 526 dokter telah dihasilkan dan turut berkontribusi dalam pembangunan kesehatan, terutama di wilayah timur Indonesia.

“Dari sekitar 218 puskesmas di Maluku, masih ada yang belum memiliki dokter. Padahal kita telah memiliki ratusan dokter lulusan sendiri. Penempatan dan insentif harus menjadi perhatian,” tandas rektor.(S-20)

BERITA TERKAIT