AMBON, Siwalima.id - Tim SAR berhasil menyelamatkan tujuh penumpang longboat yang terombang-ambing di perairan Pulau Tayandu dan Pulau KUR, Minggu (22/2)
Beruntung Tim SAR gabungan yang melibatkan Pos SAR Tual, Polairud Polres Tual, Bakamla Tual, Satpol Tual, dan masyarakat bergerak cepat dan berhasil mengevakuasi seluruh penumpang dalam kondisi selamat.
Kepala Kantor SAR Ambon, Muhamad Arafah, dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalima, Senin (24/2) menjelaskan, long boat naas tersebut, diketahui bertolak dari Kota Tual dengan tujuan Pulau Kur pada, Sabtu (21/2) sekitar pukul 15.00 WIT dengan membawa tujuh penumpang.
Namun setelah tiba diperairan antara Pulau Tayandu dan Pulau Kur sekitar pukul 23.47 WIT long boat tersebut mengalami mati mesin dan terombang-ambing di lautan.
“Pos SAR Tual yang mendapat laporan tersebut sekitar pukul 00.50 malam dari Aipda Hairul anggota Polairud Tual yang minta bantuan SAR, setelah long boat yang ditumpangi para korban mengalami mati mesin dan tidak dapat melanjutkan perjalanan kembali,” ungkap Arafah.
Merespon laporan tersebut kata Arafah, sekitar pukul 01.05 Wit Dini hari tim SAR gabungan dikerahkan menggunakan RIB Pos SAR Tual menuju lokasi kejadian pada koordinat 5°25’12.46"S - 132°8’11.41"E, jarak -+ 38 Nautical Mile dan Heading 282° arah Barat dari Pos SAR Tual.
“Setelah tiba dilokasi kejadian pada pukul 02.16 WIT, dengan Visibility terbatas tim SAR gabungan melakukan operasi pencarian korban hingga menjelang pagihari,” beber Arafah.
Nantinya pada Minggu (22/2) pagi sekitar pukul 06.00 WIT long boat naas itu berhasil ditemukan dalam kondisi baik, begitupun ketujuh penumpangnya juga selamat.
Ketujuh korban tersebut masing-masing, Eko Gunawan (39), Jecklin Retob (23), Gui Retob (51), M Rifki Sermaf (17), Rian Ardiyansya Retob (24), Andre Sermaf (25) dan Rustam Madamar (45).
“Seluruh korban, kemudian dievakuasi tim SAR gabungan menuju Pulau Tayandu,” jelas Arafah.
Sebelumnya juga pada pertengahan Januari kemarin, Tim SAR gabungan berhasil menyelamatkan 17 penumpang, long boat naas yang mengalami kerusakan mesin di perairan Kabupaten Maluku Tenggara.
Long boat berpenumpang 17 orang ini, bertolak dari Pulau Kei Besar tujuan Pulau Kei Kecil. Namun, dalam perjalanannya, long boat itu mengalami mati mesin dan terombang-ambing di sekitar Perairan Tanjung Serbat, Kabupaten Maluku Tenggara. (S-10)