SIWALIMA.id > Berita
Tiga Dapur SPPG di Bula Mulai Beroperasi
Daerah , Headline | Selasa, 13 Januari 2026 pukul 12:10 WIT

BULA, Siwalima.id - Pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) dari Pemerintah Pusat mulai dilaksanakan di Kabupaten Seram Bagian Timur, Senin (12/1)

Hal ini ditandai dengan beroperasinya tiga dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang berlokasi di Limunir, Wailola dan Lumba-Lumba.

Wakil Bupati SBT M. MTR Wattimena menjelaskan program MBG merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden, Prabowo Subianto.

“ini bukanlah sekadar program pemberian makanan dengan tujuan biasa, melainkan sebuah investasi strategis jangka panjang,” jelasnya dalam sambutan.

Ia menyebut tujuan pemberian MBG untuk memastikan setiap anak di SBT tumbuh menjadi pribadi yang sehat, kuat, dan cerdas, demi menyongsong generasi emas indonesia 2045.

Dijelaskan, program ini memiliki tiga pilar utama yakni peningkatan kualitas gizi, memastikan asupan nutrisi yang seimbang demi tumbuh kembang fisik dan mental anak secara optimal.

Kemudian peningkatan konsentrasi belajar. Anak yang sehat dan cukup nutrisi akan lebih mudah menyerap ilmu pengetahuan, sehingga prestasi akademik dapat meningkat.

“Terakhir mengedukasi pola hidup sehat.  Kita harus membiasakan anak-anak kita untuk mengonsumsi makanan bergizi sebagai budaya dan gaya hidup sejak deni,” terangnya.

Oleh karena itu, pemkab SBT memberikan dukungan penuh dan berkomitmen untuk mengawal program ini agar berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.

“Kami akan memastikan setiap sajian memenuhi standar higienitas, keamanan pangan, serta kecukupan gizi yang dibutuhkan,” ungkapnya.

Menurutnya, keberhasilan program ini tidak mungkin dicapai oleh pemerintah sendirian, dibutuhkan sinergi, kolaborasi, dan semangat gotong-royong dari seluruh pemangku kepentingan.

Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak terpengaruh oleh opini negatif yang tidak berdasar terkait keamanan pangan.

Pemerintah telah menyiapkan sistem pengawasan berlapis untuk menjamin bahwa makanan yang diberikan adalah makanan berkualitas terbaik.

Kepada para pengelola dapur SPPG dan mitra terkait, ia meminta agar bekerja dengan penuh tanggung jawab dan integritas.

“Pastikan standar kebersihan tetap terjaga dan minimalisir segala risiko kesehatan. ini adalah amanah besar bagi masa depan anak-anak kita,” tandasnya.

Sementara itu Koordinator Wilayah program MBG SBT, M. Yasir Angar menambahkan pemba­ngunan dapur SPPG ini dibiayai melalui APBN. 

“Di Kabupaten SBT masih terdapat beberapa titik terpencil yang selama kurang lebih 59 tahun belum dapat dijangkau secara maksimal,” katanya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pimpinan daerah yang telah mengawal dan mendukung pelaksanaan program ini dengan baik.

“Semoga program MBG ini dapat memberikan manfaat yang besar, khususnya bagi anak-anak sekolah, serta bagi masyarakat luas pada umumnya,” ucapnya.

Hadir pada saat itu, Ketua DPRD SBT Risman Siboalamo, Kepala Kejaksaan Negeri SBT I Ketut Sudiarta, Mewakili Kapolres Kompol Johanis Titus, Kepala Kemenag SBT Muh Abduh Ernas, Ketua Komisi III DPRD SBT Husin Rumadan, Para staf ahli dan asisten setda, pimpinan OPD.

Untuk diketahui total MBG yang didistribusikan kepada siswa-siswi saat launching berjumlah 1.307 ompreng. Penyaluran menyasar siswa TK, PAUD dan SD.(S-26)

BERITA TERKAIT
Iklan Homepage 2
terpopuler
mobileapps