SAUMLAKI, Siwalima.id - Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun ke-79 Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri melalui DPC PDIP Kabupaten Kepulauan Tanimbar menggelar aksi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran Pasar Ngrimase, Saumlaki, Senin sore (9/2).
“Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan empati kami terhadap saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah, terutama menjelang Ramadhan,” ungkap Ketua DPC PDIP Tanimbar, Jidon Kelmanutu, kepada Siwalima melalui telepon selulernys, Selasa (10/2).
Dikatakan, kegiatan sosial tersebut dihadiri jajaran pengurus DPC PDIP, anggota DPRD Tanimbar dari PDIP, perwakilan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Tenaga Kerja, pengurus PAC Tanimbar Selatan, serta warga terdampak kebakaran.
“Kami hadir lengkap bersama pengurus dan kader sebagai bentuk komitmen bahwa partai selalu berada di tengah masyarakat,” bebernya
Ia menegaskan, kegiatan sosial ini merupakan panggilan nurani partai terhadap penderitaan masyarakat.
“PDIP hadir bukan untuk menggantikan peran pemerintah, tetapi sebagai bentuk tanggung jawab moral untuk membantu warga yang sedang kesulitan,” cetusnya.
Ia berharap, bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para pedagang sekaligus memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat Tanimbar.
“Semoga bantuan ini bisa sedikit mengurangi beban saudara-saudara kita dan menumbuhkan semangat kebersamaan,” katanya.
Kegiatan ditutup dengan pembagian bantuan secara simbolis, santap kasih bersama, serta pekikan semangat “Merdeka… Merdeka… Merdeka!” oleh seluruh peserta.
“Semangat ini menjadi simbol kebersamaan dan harapan agar para korban segera bangkit,” pungkas Jidon.
Dalam kesempatan juga kata jhon, perwakilan korban kebakaran, Ratna, menyampaikan rasa terima kasih kepada PDIP sekaligus mengkritik lambannya respon instansi terkait dalam penanganan pasca kebakaran.
“Mereka sangat berterima kasih atas bantuan PDIP, tapi mereka juga berharap pemerintah bisa lebih cepat bertindak karena hampir seminggu menunggu kepastian tempat berjualan,” ungkapnya.(S-26)