SIWALIMA.id > Berita
Rugikan Maluku, Gubernur Protes Kebijakan PIT
Daerah , Headline | Senin, 10 November 2025 pukul 14:59 WIT

AMBON, Siwalima.id - Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa menegaskan, kebi­jakan Penangkapan Ikan Terukur (PIT) telah banyak merugikan Maluku selama ini.

Untuk itu, dirinya kembali me­nyuarakan adanya peru­bahan terhadap kebijakan pemerintah pusat tersebut. Protes terkait kebijakan PIT itu, dismapaikan da­lam rapat bersama dengan fo­rum Asosiasi Pemerintah Pro­vinsi Seluruh Indoensia (APPSI) 

“Masalah-masalah kebang­saan dan kebijakan nasional, termasuk masalah perikanan dan kelautan, harus menjadi perha­tian APPSI kedepan, khususnya me­nyangkut kebijakan tentang PIT,” tegas gubernur dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalima, Sabtu (8/11).

Gubernur menegaskan, sebagai daerah dengan potensi perikanan yang melimpah dengan tiga wilayah pe­ngelolaan perikanan, tentu ada­nya kebijakan PIT akan merugikan Provinsi Maluku.

Kebijakan perikanan terukur, mestinya dilakukan dengan ber­basis pada kuota yang sesuai de­ngan budaya konservasi lokal Malu­ku, namun jika kebijakan relaksasi transhipment (alih muat ikan di laut) masih tetap diber­lakukan, tentu Pemprov Maluku akan menolaknya, karena diang­gap merugikan Maluku.

“Kapal menangkap dan mem­bongkar di laut, sehingga Maluku tidak mendapatkan manfaat ekono­mi, baik dari Pendapatan Negara Bu­kan Pajak (PNBP), lapangan kerja, maupun lainnya. Masyarakat Maluku pun merasa ada ketidakadilan dengan kebijakan ini. Hal inilah yang akan kita dorong,” jelas gubernur.

Selain masalah perikanan, gu­bernur juga menyuarakan masa­lah pertambangan dan pertanian, termasuk masalah keuangan negara dan kebijakan efisiensi, juga akan menjadi fokus APPSI kedepan.

“Prinsipnya pemerintah provinsi se-Indonesia akan berkolaborasi dengan pemerintah pusat, guna memastikan kesejahteraan masya­rakat di daerah masing-masing melalui penyediaan pelayanan dasar,” tulis gubernur. (S-20)

 

BERITA TERKAIT