SIWALIMA.id > Berita
Pemprov Dukung MUI Dirikan Infrastruktur Energi Terbarukan
Daerah , Headline | Jumat, 10 April 2026 pukul 15:41 WIT

AMBON, Siwalima.id - Pemerintah Provinsi Maluku mendu­kung Majelis Ulama Indonesia untuk mendirikan sekali­gus mengelola in­fra­struktur energi terbarukan melalui koperasi desa. 

Dukungan itu disam­paikan Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath usai pertemuan bersama pimpinan MUI terkait ini­siatif organisasi ini untuk mengem­ba­ngkan energi ter­barukan berbasis koperasi di wila­yah kepulauan yang berlangsung di ruang rapat lantai II Kantor Gubernur, Kamis (9/4).

Wagub juga mendorong adanya penguatan energi terbarukan di wilayah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) di Provinsi Maluku.

Dorongan ini sejalan dengan inisiatif pember­dayaan ekonomi umat yang di inisiasi oleh MUI melalui koperasi desa.

Untuk itu, pemerintah provinsi tentu akan mendukung penuh setiap inisiatif dan terobosan dari lembaga manapun, termasuk oleh MUI guna memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Dalam setiap pertemuan yang berkaitan dengan pengembangan ekonomi untuk kemajuan masya­rakat Maluku, kami selalu membuka karpet merah. Saya pastikan bahwa rencana ini kami dukung secara umum,” ucap wagub.

Wagub menjelaskan, program pengembangan energi terbarukan berbasis koperasi di wilayah kepu­lauan yang diinisiasi MUI, meru­pakan terobosan besar, terutama bagi wilayah 3T yang hingga kini masih menghadapi tantangan terkait ketersediaan energi.

Apalagi, selama ini hampir seba­gian besar masyarakat di Maluku masih bergantung pada energi fosil dan diharapkan dengan program ini dapat memfasilitasi desa untuk memenuhi setidaknya 60 persen kebutuhan energinya sendiri.

Jika rencana ini dikembangkan secara nasional dan MUI dapat me­nghadirkan terobosan bagi wilayah-wilayah 3T, maka ini merupakan langkah luar biasa, apalagi program ini melibatkan Kementerian Kope­rasi dan berbagai mitra strategis lainnya.

“Prinsip dasarnya adalah kami menyambut baik ide besar ini. Silahkan dikoordinasikan dengan seluruh pihak terkait,” tandas wagub.

Ditempat yang sama, Ketua MUI Bidang Ekonomi, M Azrul Tanjung mengungkapkan, MUI tengah me­nyiapkan program strategis pember­dayaan masyarakat berbasis kope­rasi, yang diarahkan sepenuhnya pa­da pemanfaatan energi terbarukan, sejalan dengan arahan Presiden.

“Program ini akan segera kita gerakkan. ke depan, sesuai arahan bapak presiden, kita akan berbasis pada energi terbarukan. Pembangkit ini akan dibangun di pulau-pulau dan berfungsi bukan hanya sebagai sumber energi, tetapi juga sebagai pusat konstruksi dan pusat pem­buatan es,” jelasnya.

Ia mengaku, kehadiran pembang­kit tersebut akan membantu meme­nuhi kebutuhan listrik bagi desa atau kawasan yang belum terlayani atau masih minim penerangan.

Disamping itu, dengan ada program ini maka koperasi akan dijadi­kan sebagai wadah utama dan pusat bisnis dimana pola pengelolaannya akan diubah agar seluruh anggota dapat merasakan dampak positifnya. 

Program ini bertujuan mengubah peran masyarakat dari sekadar konsumen listrik menjadi pengelola aset energi terbarukan seperti me­nggunakan PLTS, mikrohidro, atau biogas yang pada akhirnya mening­katkan ekonomi lokal dan mendukung target Net Zero Emission. 

“Jadi nantinya pembangunan pembangkit energi terbarukan se­perti surya, mikrohidro, atau biomas­sa di wilayah pedesaan atau kepu­lauan pengelolaannya diserahkan langsung kepada koperasi setem­pat,” jelasnya.

Tanjung berharap, dengan kola­borasi yang terus-menerus, diyakini dapat membangkitkan ekonomi umat melalui koperasi.(S-20)

BERITA TERKAIT