SIWALIMA.id > Berita
Pasca Lebaran, Polda Maluku Fokus Arus Balik
Daerah , Headline | Selasa, 24 Maret 2026 pukul 14:27 WIT

AMBON, Siwalima.id - Polda Maluku memastikan akan fokus serta meningkatkan kesiapsiagaan pada Arus balik Idul Fitri 1447 Hijriyah,

Kesiapan itu ditunjukan dalam apel Operasi Ketupat Salawaku 2026 yang digelar di Lapangan Tahapary, Ambon, yang dipimpin Dirnarkoba Polda Maluku, Kombes Indra Gunawan dan diikuti seluruh kasubsatgas serta personel yang terlibat dalam operasi pengamanan Lebaran, Senin (23/3).

Pada apel itu, Kombes Indra menjelaskan, peningkatan kesiapsiagaan ini dilakukan menyusul prediksi lonjakan mobilitas masyarakat pada H+3 hingga H+4 Lebaran. 

Kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas serta gangguan keamanan dan keter­tiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di jalur transportasi dan pusat aktivitas publik.

Ia juga mengapresiasi kinerja personel yang dinilai berhasil menjaga situasi tetap kondusif sejak malam takbiran hingga pe­laksanaan Sholat Idul Fitri.

Meski demikian, tantangan belum berakhir, sehingga setiap personel diminta meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat respons terhadap dinamika arus balik yang cenderung lebih kom­pleks.

“Seluruh personel agar melak­sanakan patroli sambang di titik-titik keramaian serta meningkatkan koordinasi dengan pos penga­manan terdekat apabila terjadi gangguan kamtibmas,” punta Kombes Indra.

Ia juga menekankan, pentingnya pendekatan humanis dan profe­sional dalam pelaksanaan tugas, seiring meningkatnya interaksi antara petugas dan masyarakat selama arus balik.

Selain patroli, personel diminta aktif memantau titik rawan kema­cetan serta memastikan kelanca­ran arus lalu lintas, terutama di jalur utama dan simpul transpor­tasi.

Indra juga mengingatkan agar setiap kejadian segera dilaporkan sebagai bagian dari sistem deteksi dini dan evaluasi berkelanjutan. Dengan kesiapsiagaan dan sinergi lintas satuan, arus balik Lebaran tahun ini dapat dipastikan berlan­sung aman, tertib, dan lancar.

Arus balik Lebaran sendiri meru­pakan salah satu periode paling krusial dalam siklus pengamanan tahunan di Indonesia. Tingginya mobi­litas masyarakat kerap meningkatkan risiko kemacetan hingga gangguan kamtibmas, sehingga diperlukan langkah antisipatif dan terukur dari aparat keamanan.

Patroli 

Selain itu, guna mencegah po­tensi gangguan keamanan pasca Idul Fitri, Polda Maluku mening­katkan patroli di sejumlah titik keramaian.

Salah satu lokasi yang menjadi fokus pengamanan adalah, kawa­san Pasar Mardika, yang dipadati aktivitas masyarakat pada H+3 Lebaran.

Patroli ini dilakukan secara dialogis sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi tindak kriminalitas, seperti pencopetan dan kejahatan jalanan, yang berpotensi meningkat seiring tingginya mobilitas warga.

“Selain memantau aktivitas mas­yarakat yang berbelanja kebutuhan pokok, petugas juga mem­berikan himbauan kamtib­mas agar warga tetap waspada terhadap barang bawaan mereka,” tulis Kabid Humas Polda Maluku Rositah Umasugi dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalima, Senin (23/3).

Pada pelaksanaan patroli itu menurut Kombes Rositah, petu­gas turut melakukan pengaturan arus lalu lintas di pintu masuk terminal kawasan pasar, guna mengurai kepadatan kendaraan yang meningkat selama arus balik.

“Patroli seperti ini akan terus diintensifkan, selama periode arus balik Lebaran. Kami lakukan ini, sebagai langkah preventif untuk pastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, khususnya di pusat-pusat keramaian masya­rakat. Kami juga himbau warga agar selalu waspada terhadap potensi tindak kejahatan, terutama pencopetan,” tulis Kombes Rositah.

Menurut Kombes Rositah, ke­hadiran personel di lapangan tidak hanya bertujuan menjaga keama­nan, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi masya­rakat yang beraktivitas.

Operasi Ketupat Salawaku 2026, merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat selama momentum Idul Fitri.

Upaya ini menjadi bagian dari strategi pengamanan terpadu guna menjaga stabilitas ke­amanan dan ketertiban masya­rakat di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi dan mobilitas warga pada masa arus balik Lebaran.(S-25)

BERITA TERKAIT