BULA, Siwalima.id - Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) tingkat dua Partai Golkar, Kabupaten Seram Bagian Timur, direncanakan akan digelar Sabtu, (18/4).
Musyawarah daerah tersebut digelar dikarenakan masa kepengurusan tahun 2020-2025 telah berakhir, sehingga akan memilih kepengurusan baru periode 2026- 2030.
Ketua Panitia Musda, Tahir Rumasera mengungkapkan, sejumlah persiapan telah dilaksanakan oleh pengurus dan panitia Musda.
Menurutnya, Musda V akan membuka ruang yang seluas- luasnya kepada kader terbaik Golkar SBT guna mencalonkan diri sebagai ketua DPD II Golkar di daerah ini
“Ini merupakan Musda V dan kami membuka ruang kepada seluruh kader terbaik untuk mencalonkan diri,” ungkap Taher, kepada wartawan, di Bula, Selasa (14/4).
Ia mengaku, guna merekrut kader terbaik, panitia Musda telah membuka pendaftaran bakal calon ketua DPD terhitung 14-16 April.
“Musda ini terbuka untuk semua kader terbaik untuk berkompetisi merebut kursi ketua DPD,” katanya.
Terkait dengan wacana Musda Golkar Kabupaten SBT ini, Ketua DPC Siritaun Wida Timur, Risman Kianlaut menuturkan, dinamika Golkar merupakan hal yang biasa terjadi didalam tubuh Golkar, karena Golkar tanpa dinamika bukanlah Golkar.
“Jika ada isu-isu di luar terkait Musda Golkar itu hal biasa, karena Golkar besar karena dinamika” terangnya.
Sementara itu, Ketua Organisasi Sayap Golkar APMG Hafas Kelirey mengatakan, musda ini bukan soal pergantian pucuk pimpinan Golkar, melainkan musda merupakan kesiapan partai dalam menghadapi momentum politik akan datang baik itu legislatif maupun pemilihan kepala daerah.
‘’Prinsipnya musda ini bukan saja soal pergantian, melainkan ini merupakan kesiapan partai dalam menghadapi hajat politik akan datang,” terangnya.
Ia berharap agar semua kader maupun simpatisan Golkar agar tetap solid dan berpartisipasi dalam momentum musda ini. “Kami berharap semua kader dan simpatisan tetap solid dalam mensukseskan musda ini,” tegasnya.(S-27)