SIWALIMA.id > Berita
Lindungi Pekerja Migran, Ini Komitmen Gubernur
Daerah , Headline | Kamis, 4 Desember 2025 pukul 15:31 WIT

AMBON, Siwalima.id - Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa te­rus menunjukan komit­mennya untuk melin­dungi warganya yang menjadi pekerja migran Indonesia.

Komitmen itu ditun­jukan gubernur dengan menandatangani Nota Kesepakatan Tata Kelola Perlindu­ngan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Kantor Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia/BP2MI, Selasa (2/12) kemarin.

Kesepakatan yang disaksikan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Mukhtarudin ini, sejalan dengan visi dan misi pembangunan Maluku lima tahun kedepan.

Guebrnur mengaku, perlindu­ngan pekerja migran Indonesia asal Maluku kata gubernur meru­pakan pintu masuk bagi anak-anak Maluku untuk bekerja lebih banyak di luar negeri, guna menekan angka pengangguran dan kemiski­nan yang masih tinggi di Maluku.

“Program P2MI sangat relevan dengan misi kami menurunkan pengangguran dan kemiskinan. Kami mengapresiasi dukungan dari pak menteri. Pemerintah dae­rah tidak bisa jalan sendiri, kola­borasi adalah kunci,” tulis gubernur dalam rilisnya yang diterima re­daksi Siwalima, Rabu (3/12).

Menurut gubernur, untuk memastikan perlindungan kepada pekerja migran Indonesia berjalan maksimal, maka dibutuhkan siner­gitas antara pemerintah pusat, pe­merintah provinsi, hingga kabu­paten/kota, sebab tanpa sinergi akan menjadi sia-sia.

Apalagi, beberapa waktu lalu, Pemprov Maluku telah meres­mikan Pos Pelayanan Perlindu­ngan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) sebagai bagian dari komit­men memperkuat layanan perlin­dungan, sehingga sinergi yang aktif diperlukan untuk mendukung pengawasan dan perlindungan pekerja migran Indonesia.

“Kesepakatan ini menjadi momentum penting bagi Maluku untuk memperkokoh tata kelola perlin­dungan pekerja migran Indonesia, sekaligus membuka peluang kerja lebih luas bagi masyarakat di daerah,” jelas gubernur.

Masih dalam rilis yang sama, Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin mengapresiasi langkah Gubernur Maluku yang berkomitmen untuk melindungi pekerja migran Indonesia secara maksimal.

Pasalnya, kerja sama antara pusat dan daerah, menjadi pilar utama untuk memastikan program prioritas presiden di bidang perlindungan pekerja migran berjalan optimal.

“MoU ini untuk menyinergikan langkah pusat dan daerah sekaligus memastikan program reguler presiden terlaksana efektif, termasuk membuka lapangan kerja bagi pekerja migran Indonesia di luar negeri,” ucap Mukhtarudin. (S-20)

BERITA TERKAIT