SIWALIMA.id > Berita
Kenaikan Tarif Transportasi bisa Picu Kenaikan Harga Barang
Ekonomi | Kamis, 16 April 2026 pukul 13:06 WIT

AMBON, Siwalima.id - DPRD minta pemerintah provinsi bergerak cepat mengantisipasi kenaikan tarif transportasi udara dan laut serta darat pasca kenaikan harga Avtur.

Kenaikan harga Avtur untuk pesawat terbang juga berpotensi menaikan harga BBM jenis lainnya, termasuk harga barang kedepannya.

“Kondisi global yang tidak stabil berpotensi memicu kenaikan harga BBM, yang pada akhirnya berdampak langsung pada tarif transportasi, baik laut maupun udara,” kata anggota Komisi III DPRD Maluku, Allan Lohy dalam rapat kerja bersama mitra Komisi III di ruang paripurna DPRD, Karang Panjang, Ambon, Rabu (15/4).

Menurutnya, kalau terjadi kenaikan BBM secara otomatis tarif transportasi ikut terdampak.

“Ini yang harus diantisipasi sejak dini,” tegasnya.

Maluku sebagai daerah kepulauan sangat bergantung pada konektivitas antar wilayah, olehnya itu, setiap perubahan pada sektor energi akan berpengaruh besar terhadap mobilitas masyarakat.

Ia mencontohkan, kenaikan harga avtur beberapa waktu lalu berdampak signifikan terhadap harga tiket pesawat yang melonjak cukup tinggi.

“Ini pernah terjadi dan sangat dirasakan masyarakat. Jangan sampai terulang tanpa ada langkah pengendalian,” katanya.

Selain itu, ia juga menyoroti kesiapan infrastruktur transportasi, baik pelabuhan maupun bandara, terutama dalam menghadapi peningkatan aktivitas masyarakat menjelang hari besar keagamaan.

Ia menyebut, kesiapan tersebut penting agar pelayanan tetap berjalan optimal di tengah potensi tekanan biaya.

“Pemerintah daerah harus memastikan semua berjalan baik, baik dari sisi tarif maupun layanan,” ujarnya.

Ia berharap, langkah antisipatif yang dilakukan pemerintah daerah dapat menjadi bagian dari evaluasi dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban, hingga kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran dan berpihak kepada masyarakat.

“Kita harus cepat merespon situasi, karena ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat,” tutupnya.(S-26) 

BERITA TERKAIT
Iklan Homepage 2
terpopuler
mobileapps