SIWALIMA.id > Berita
Kapolda Rangkul Jamaah Masjid dan Gereja
Daerah , Headline | Senin, 8 September 2025 pukul 23:00 WIT

AMBON, Siwalimanews – Kapolda Maluku Ir­jen Dadang Hartanto melanjutkan program pendekatan humanis dengan masyarakat me­lalui kegiatan ke­agamaan lintas iman.

Pada Minggu (7/9), Kapolda hadir di dua rumah ibadah berbe­da yakni, Masjid Al-Mus­yafa di kawasan Batu Merah Ong­ko­liong, Kecamatan Sirimau, dan Ge­reja Pniel GPM Latuhalat, Keca­matan Nusa­ni­we, Kota Ambon.

Di Masjid Al-Musyafa, Kapolda bersama ja­jaran melaksanakan shalat subuh berjamaah dengan warga sekitar. Kehadirannya di­sambut hangat oleh jamaah dan pengurus masjid.

Seusai shalat, Kapolda ber­dia­log dengan warga mendengarkan aspirasi, sekaligus menyampai­kan pesan kamtibmas.

“Shalat berjamaah bukan hanya ibadah, tetapi juga sarana mem­pererat silaturahmi dan kebersa­maan. Polri hadir di tengah mas­yarakat bukan sekadar untuk pengamanan, melainkan juga berbagi nilai persaudaraan,” ujar Kapolda.

Kapolda mengajak masyarakat menjaga persatuan, menolak provokasi, dan menghindari peri­laku yang berpotensi memicu konflik sosial.

Menurutnya, budaya damai harus tumbuh dari nilai agama, adat dan kearifan lokal Maluku.

Setelah itu, Kapolda juga me­nyapa jemaat di Gereja Pniel, GPM Latuhalat. Didampingi sejumlah pejabat utama Polda Maluku, ia menyerukan pentingnya memba­ngun Maluku yang damai tanpa kekerasan.

Dalam sambutannya, Kapolda menyoroti fenomena kekerasan di Maluku, mulai dari kekerasan dalam rumah tangga hingga ta­wuran antar kelompok yang seba­gian besar melibatkan generasi muda.

“Generasi muda seharusnya menjadi harapan, bukan terjeru­mus dalam konflik. Energi mereka harus diarahkan untuk memba­ngun Maluku yang lebih baik,” katanya.

Kapolda menekankan peran orang tua, tokoh agama, dan mas­yarakat dalam membimbing gene­rasi muda serta mengajarkan pe­nyelesaian masalah melalui musyawarah, bukan kekerasan.

Ia juga mengingatkan masyara­kat agar taat hukum dan tidak mengambil jalan pintas dalam menyelesaikan persoalan.

“Kami berkomitmen menegak­kan hukum secara adil, konsisten, dan humanis. Keberhasilan itu membutuhkan doa, dukungan dan sinergi semua pihak,” ujarnya.

Kunjungan lintas iman tersebut disebut sebagai wujud keseriusan Polri memperkuat kedekatan dengan masyarakat.

Selain menjadi ajang silaturah­mi, kegiatan ini juga menjadi ruang dialog terbuka demi terwu­judnya Maluku yang aman, damai, dan sejahtera. (S-25)

BERITA TERKAIT